Home Berita Yenny Wahid Yakin Muslimat NU Akan Perangi Hoax

Yenny Wahid Yakin Muslimat NU Akan Perangi Hoax

428
0
SHARE

JAKARTA, tiras.co – Putri kedua Presiden KH Abdurrahman alias Gus Dur, Yenny Wahid meyakini para Muslimat NU turut memerangi hoax. “Saya yakin ibu-ibu Muslimat NU sangat militan ikut memerangi hoax, fitnah dan ujaran kebencian,” katanya pada Peringatan Harlah (hari lahir) ke-73 Muslimat NU di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Senin (28/1/2019).Menurutnya, peringatan ini menjadi momentum untuk mendeklarasikan ‘Laskar Muslimat NU Anti-hoax dan Ujaran Kebencian’. “Mereka pasti bergerak. Ibu-ibu Muslimat itu sangat militan. Mereka bisa bergerak ke mana-mana. Bisa menembus berbagai lapisan masyarakat,” harapnya.

Pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Harlah ke-73 Muslimat NU itu sempat dihadiri Presiden Jokowi dan Ibu Iriana, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj, Ketua Umum PP Muslimat Khofifah Indar Parawansa, para kiai dan ulama, serta sejumlah Menteri Kabinet Kerja. Salah satu acara yang digelar adalah deklarasi ‘Laskar Muslimat NU Anti-hoax dan Ujaran Kebencian’.

Yenny mengaku sedih melihat hoax dan ujaran kebencian marak di media sosial (medsos) menjelang Pilpres 2019 ini. Menurutnya, fenomena seperti itu tak hanya terjadi di Indonesia tapi juga dunia. Ia sebutkan, kalau di negara lain, misalnya, kebencian terhadap imigran. Kalau di AS kebencian terhadap ras tertentu. “Nah, kalau di Indonesia kebalikan, bentuknya phobia terhadap non-muslim. Sebenarnya bukan phobia, tapi sebuah isu yang dijadikan alat politik,” jelas putri Gus Dur itu.

Pesoalan yang kemudian muncul, lanjutnya, banyak masyarakat yang termakan dan menjadi korban. “Sebab memang dikondisikan. Ini sekarang dunia global, siapa yang menguasai informasi, dia mempunyai kekuatan. Masyarakat tidak sadar bahwa perferensinya dibentuk oleh orang yang menyebarkan informasi karena dia menelan mentah-mentah informasinya,” kata pemilik nama asli Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid itu.

Menurut Yenny, langkah melawan hoax dan ujaran kebencian adalah melakukan penyadaran kepada semua orang agar mau berpikir kritis. Pengguna medsos harus mempunyai kontrol diri dan mempertanyakan kebenaran terhadap sebuah berita atau video. Karena itu, Muslimat NU menyerukan seluruh anggotanya di Indonesia untuk ikut berperan menangkal hoax dan ujaran kebencian. */bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here