Home Berita Yayasan Khoirun Nisa Wadahi Pelaku Ekonomi Kreatif

Yayasan Khoirun Nisa Wadahi Pelaku Ekonomi Kreatif

50
0
SHARE
25jKREATIF-FOTO
PEMBUKAAN: Pembukaan coaching clinic UMKM Omah Kreasi Centre.(Foto: tiras.co/ist)

JOGJA, tiras.co – Pandemi Covid-19 membuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) nyaris stagnan. Melihat kondisi demikian, sebuah yayasan di Yogyakarta tidak tinggal diam dan berusaha membantu para pelaku usaha kecil.
Omah Kreasi Centre Yogyakarta mewadahi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam sebuah kegiatan coaching clinic. Komunitas itu dengan Badan Otorita Borobudur, menggelar seminar bertajuk Membangun Optimisme Pelaku Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Pendiri Omah Kreasi Centre Yogyakarta, Khoirun Nisa menuturkan semakin kreatif suatu kawasan mengemas budayanya, maka semakin kuat identitas dan citra kawasan itu di mata dunia, bahkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ia menilai wadah semacam ini perlu karena di Yogyakarta banyak terdapat industri ekonomi kreatif, akan tetapi kurang terfasilitasi. Padahal, sektor ekonomi kreatif seharusnya menjadi andalah dalam pertumbuhan ekonomi.
”Melalui coaching clinic, pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif juga diminta untuk meningkatkan kesadaran pentingnya adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19. Omah Kreasi Centre Yogyakarta juga mengadakan sayembara logo kreatif untuk menggeliatkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di DIY,” papar Nisa.

Dorong Pertumbuhan
Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Muhammad Niel El Himam, menyampaikan pemerintah berkomitmen mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif merupakan turunan 16 sub-sektor, meliputi, aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film, animasi, dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, serta televisi dan radio.
”Ekonomi kreatif sudah selayaknya menjadi andalan pertumbuhan ekonomi melihat begitu besar potensi yang dimiliki Indonesia. Kenaikan kontribusi ekonomi kreatif terhadap total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dalam tiga tahun terakhir terus meningkat. Pada 2017, kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB berkisar Rp 990,4 triliun,” paparnya.
Menurutnya angka tersebut mengalami kenaikan dari 2016 sebesar Rp 894,6 triliun dan naik dari 2015 sebesar Rp852 triliun. Sektor ekonomi kreatif pada 2017 juga mampu menyediakan lapangan pekerjaan bagi 16,4 juta orang, naik jika dibandingkan dengan 2016 sebanyak 16,2 juta dan 16,96 juta pekerja tahun 2015.
Direktur Pemasaran Badan Otorita Borobudur, Agus Rochiyardi, menambahkan kegiatan Omah Kreasi Centre Yogyakarta untuk mengembalikan geliat pariwisata dan ekonomi kreatif. Ia berharap Omah Kreasi Centre bisa memfasilitasi pelaku industri pariwsata dan ekonomi kreatif. nugroho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here