Home Berita UMKM Katalis Perekonomian ASEAN

UMKM Katalis Perekonomian ASEAN

550
0
SHARE
UMKM
Para pembicara tampil dalam seminar dan coaching clinic di Kampus UII. (tiras.co/bambang sk)

JOGJA, tirasco – Stabillitas dan perdamaian ASEAN selama 50 tahun menjadi modal utama bagi pertumbuhan ekonomi. UMKM diakui menjadi tulang punggung perekonomian ASEAN dengan sumbangan sekitar 90% dari total perekonomian ASEAN.

“Yogyakarta merupakan salah satu sentra UMKM yang menyumbang usaha start up terbesar dengan jumlah 115 start up digital di tahun 2017. Dengan demikian, wajar jika dikatakan bahwa UMKM menjadi katalis perekonomian ASEAN,” kata Pelaksana Tugas Wakil Tetap RI untuk ASEAN, Duta Besar Chilman Arisman pada seminar dan coaching clinic di Auditorium Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, belum lama ini.

Acara yang dibuka Rektor UII Nandang Sutrisno, PhD diselenggarakan Perutusan Tetap RI (PTRI) ASEAN kerja sama dengan UII, mengusung tema “Peningkatan Daya Saing UMKM Indonesia untuk Menembus Pasar ASEAN”. Menghadirkan pula pembicara Staf Ahli Menlu Bidang Diplomasi Ekonomi Ridwan Hassan, Direktur Perundingan ASEAN Kemendag Donna Gultom, Anggota Tim Pokja KEIN/Anggota Tim Reformasi Birokrasi Kemenkop dan UKM Pariaman Sinaga, dan Pakar Pengembangan UMKM Jaka Sriyana dari FE UII.

Sedangkan Dr Jaka Sriyana, SE,MSi selaku pengamat dan Pakar UMKM FE UII memaparkan strategi peningkatan daya saing UMKM melalui inovasi produk dan peningkatan kualitas agar mampu menembus pasar ekspor baru. Disampaikan pula bahwa dukungan pemerintah menjadi salah satu faktor kunci, khususnya terkait kegiatan promosi untuk membantu membuka dan memperluas pasar melalui perjanjian G to G.

“Dukungan pemerintah terhadap pengembangan UMKM juga bisa diwujudkan dengan mengembangkan mental wirausaha melalui berbagai sinergi yang bisa dilakukan pemerintah dan BUMN dengan berbagai perguruan tinggi,” tuturnya.

Acara dilanjutkan dengan coaching clinic yang juga mendatangkan narasumber pada sesi seminar dan wakil dari perbankan guna menjelaskan tata cara teknis, prosedur dan syarat mengekspor produk ke negara-negara di ASEAN, serta pengajuan pinjaman modal bagi para pelaku UMKM. Kegiatan ini ini dimaksudkan untuk mendorong penyebaran informasi dan diharapkan dapat memberikan nilai tambah langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Yogyakarta dan sekitarnya.

bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here