Home Berita UGM Terima Mahasiswa Kampus Lain di Program Permata Sakti

UGM Terima Mahasiswa Kampus Lain di Program Permata Sakti

37
0
SHARE
Penerimaan secara daring Program Permata Sakti. ( tiras.co /ist )

JOGJA, tiras.co – Kampus kebangsaan UGM menerima 492 mahasiswa dari 29 perguruan tinggi Indonesia melalui program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (Permata-Sakti) 2020. Mereka akan melakukan kegiatan perkuliahan di UGM secara daring selama satu semester.

Rektor Prof Ir Panut Mulyono MEng PhD ASEAN Eng mengungkapkan animo mahasiswa untuk mengikuti mata kuliah Permata di UGM cukup tinggi. Lebih dari 600 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang mendaftar untuk mengikuti program tersebut. Selanjutnya dari proses seleksi terdapat 492 mahasiswa yang terpilih. Jumlah itu jauh melebihi rencana kuota yang disediakan oleh Kemdikbud yang awalnya hanya 280 mahasiswa.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada para rektor yang telah mengirimkan mahasiswanya ke UGM. Semoga tahun-tahun mendatang semakin banyak jumlah mahasiswa dan universitas yang mengikuti program Permata,” tuturnya dalam acara penyambutan dan orientasi mahasiswa program Permata Sakti 2020 secara daring.

Ia mengatakan dalam program Permata yang pertama kalinya diikuti oleh UGM ini, pihaknya mengirimkan 19 mahasiswa ke 23 perguruan tinggi mitra. Tak lupa dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada para rektor perguruan tinggi mitra yang berkenan menerima mahasiswanya mengikuti program Permata Sakti.

Pada program Permata Sakti ini UGM menawarkan tujuh mata kuliah yang tersebar di tujuh fakultas. Adapun mata kuliah yang ditawarkan yang dapat diambil oleh mahasiswa secara lintas disiplin, bersifat universal, kekinian, dan membuka wawasan kerja, serta mencerminkan nilai-nilai UGM yang nasionalis dan keberagaman Indonesia.

Ketujuh mata kuliah tersebut adalah Ilmu Lingkungan (Fakultas Biologi), Kewirausahaan (FEB), Multikulturalisme (FIB), Kecerdasan Digital (FISIPOL), Sistem Informasi Geografi (Fakultas Geografi), Pengakuan Hukum Masyarakat Adat (FH), serta Apiculture (Fakultas Peternakan).

Indonesia Maju

Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Prof Ir Nizam MSc PhD IPM ASEAN Eng mengatakan tujuan program Permata Sakti melahirkan SDM unggul yang cinta kebhinekaan dan mewujudkan Indonesia maju. Program ini merupakan bagian dari kebijakan Kampus Merdeka bagi seluruh perguruan tinggi di Tanah Air.

”Kami berharap program ini dapat meningkatkan wawasan kebangsaan, integritas, solidaritas, dan perekat kebangsaan antarmahasiswa Indonesia. Selain itu, mempersiapkan pemimpin bangsa yang berkarakter nasional,” tandasnya.

Nizam menambahkan program Permata Sakti yang diadakan sejak tahun 2014 lalu juga untuk memperkecil disparitas antara perguruan tinggi se-Indonesia. Tantangan program Permata Sakti sekarang dilakukan di tengah pandemi sehingga semua secara daring.(yudhistira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here