Home Senggang UGM Gelar Konser Gamelan

UGM Gelar Konser Gamelan

289
0
SHARE
Narasumber menyampaikan informasi mengenaikonser gamelan yang melibatkan generasi milenial.(tiras.co/bambang sk)

JOGJA, tiras.co – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar pagelaran bertajuk Rhapsody of the Archipelago: Gamelan 4.0 (Rota Gama 4.0) di Lapangan Grha Sabha Pramana UGM.

Konser ini merupakan pagelaran musikal kolosal yang melibatkan talenta-talenta terbaik Tanah Air, juga menampilkan kekayaan tradisi dan inovasi terkini dalam bentuk tontonan multimedia.

Dekan Fisipol UGM, Prof Dr Erwan Agus Purwanto menjelaskan musik gamelan yang dikombinasikan dengan musik modern digelar dalam rangka mengajak anak muda mengenal, melestarikan dan mengembangkan musik gamelan.

”Salah satu hasil budaya yang dimiliki bangsa ini yakni gamelan yang semakin hari makin ditinggalkan. Karena itu UGM sebagai universitas kebudayaan memeliharanya, tugas kami mengembangkan kebudayaan ada,” ujar Erwan dalam sosialiasi pegelaran musik gamelan 4.0 di Digilib Cafe Fisipol UGM.

Angkat Kesenian

Dekan FIB UGM Dr Wening Udasmoro menambahkan pengembangan musik gamelan cukup beragam dari mulai musik gamelan tradisional hingga kontemporer. Pagelaran kali ini menyasar generasi muda, menyajikan gemelan yang sesuai dengan kesukaan mereka.

”Tujuannya agar generasi milennial tidak merasa terasing dengan dirinya sendiri. Kami kombinasikan dengan budaya dan cara berpikir mereka sehingga mereka merasa memilikinya,” tandasnya.

Rektor UGM Prof Panut Mulyono mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bagian untuk mengangkat kesenian lokal agar menjadi kesenian yang bisa mendunia. Ia berharap pagelaran bisa menjadi tontonan semua generasi termasuk milenial sehingga tertarik mengembangkan kesenian tradisional.

Dalam penyelenggaraan, UGM menggandeng Ari Wulu dan Sabrang ”Letto” sebagai mitra kreatif. Ari Wulu Ishari Sahida merupakan penghulu komunitas Gayam16, entitas kreatif yang setia menghidupkan gamelan, termasuk menggelar Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) yang tahun ini memasuki usia ke-24.(bambang sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here