Home Berita Tumbuhan Tahan Gelombang Tinggi

Tumbuhan Tahan Gelombang Tinggi

164
0
SHARE
MITIGASI: Lilik Kurniawan dari BNPB memaparkan upaya mengatasi bencana. ( Foto/Ist)

JOGJA, tiras.co – Deputi Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencna (BNPB) Lilik Kurniawan mengatakan, vegetasi atau kumpulan tanaman di pesisir pantai mampu menguragi tinggi gelombang tsunami sebanyak 88,2 persen. Peran masyarakat sangat diperlukan guna mengantisipasi bencana gelombang tinggi.
“Perlu mengubah budaya, karena negara ini kawasan maritim dan kepulauan. Salah satu yang harus dilakukan yakni upaya vegetasi,” ujarnya saat tampil berbicara pada Pertemuan Ilmiah Muhammadiyah Kebencanaan yang diselenggarakan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis (30/1).
Ia menyebutkan adanya penelitian yang memperlihatkan vegetasi yang ada di pesisir mampu mengurangi tinggi tsunami. Daerah di selatan Pulau Jawa yang rawan terjadi bencana tsunami disebutnya memiliki kawasan tanaman pesisir pantai yang sangat minim. Karena itu BNPB bersama dengan berbagai pihak, salah satunya MDMC berencana untuk menanam tumbuhan guna meminimalisir bencana gelombang tinggi.

Lahan Perkebunan
Menurut Lilik manusia memiliki kontribusi pada kerusakan wilayah dan penjajah wadah-wadah air. Saat ini fenomena ekonomi melawan ekologi sedang terjadi di tengah masyarakat. Daerah aliran sungai, hutan dan gunung yang tadinya menjadi area resapan air berganti menjadi lahan perkebunan.
”Perlu segera mencari solusi atas masalah ini. Masyarakat yang tinggal di daerah tersebut butuh makan dan mengatasi permasalahan ekonomi yang ada di sana. Tetapi apakah harus menghancurkan ekosistem yang ada? Harus ada solusi yang tepat,” tandasnya.
Ia berharap melalui pertemuan ilmiah Muhammadiyah dan MDMC dapat menemukan akar permasalahan dan solusi atas berbagai bencana yang ada di Indonesia. Selain itu seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dapat menjadi perguruan tinggi tangguh bencana.
bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here