Home Berita Tragis Cucu Ki Hajar Dewantara, Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah

Tragis Cucu Ki Hajar Dewantara, Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah

720
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Ir Litasari, Msc, cucu Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara ditemukan meninggal dunia, Sabtu (4/5) di rumahnya jalan Kakap Raya 30, Perumnas Minomartani, Ngaglik, Sleman. Tragisnya, jenazah Ibu dua anak berusia 67 tahun diperkirakan telah meninggal bberapa hari sebelumnya.

Dan yang lebih mengenaskan, diperkirakan Litasari meninggal tiga hari lalu saat kita merayakan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2019, sebagai peringatan hari kelahiran eyangnya. Minggu (5/5) Litasari akan dimakamkan di Pemakaman keluarga Taman Siswa “Wijaya Brata”, sebelumnya akan disemayamkan di Pendopo Taman Siswa.

Rabu, (1/5/2019), menurut Tumirah, pembantu rumah tangga yang bertugas dua kali seminggu, Rabu dan Sabtu, Lestari, pensiunan Dosen Fakultas Tekinik UGM, masih dalam kondisi segar bugar. “Saya masuk jam 06.30 dan pulang jam 12.30. Waktu itu saya bersih-bersih rumah dan cuci-cuci. Ibu Lita masih sehat dan sibuk ngetik. Biasanya begitu sehari-hari,” ujar Tumirah.

Hari Kamis (2/5/2019), menurut Wiyono, salah satu tetangga Litasari, ada ucapan selamat Hari Pendidikan di grup WhatsApp Dasa Wisma Flamboyan RT 26 – RW 06, Perumnas Minomartani. “Kami mengucapkan selamat karena Bu Lita adalah cucu K Hajar Dewantara. Tapi Bu Litasari tidak membalas ucapan itu,” Wiyono.

Sabtu (4/5/2019) sekitar pukul 10.00, menurut Wiyono, ia diminta oleh Triman, kenalan dari kakak Litasari, Intan, yang tinggal d Bali. “Katanya sejak Kamis ditelepon tapi tidak pernah diangkat. Kami bersama-sama ke rumah Bu Litasari. Ada beberapa tetangga lainnya juga ikut. Ternyata kondisi rumah terkunci. Dan kata tetangga depan rumah sudah beberapa hari ini lampu rumah Bu Litasari mati, tidak dinyalahkan.”

Menggunakan tangga, lanjut Wiyono, dirinya berusaha menengok ke dalam. Ternyata di pintu belakang, terlihat ada kaki yang selonjor persis di depan pintu. “Tapi hanya kaki yang terlihat karena badannya tertutup dinding rumah. Dan kaki yang terlihat hanya satu, sepertinya yang satu terlipat.”

Warga lantas menghubungi polisi yang kemudian setelah berusaha membuka paksa pintu rumah menemukan kondisi mayat Litasari yang sudah membusuk. “Diperkirakan sudah meninggal antara tiga atau empat hari. Kondisi badan sudah menghiyam dan membusuk,” kata Kanit Reskrim Polsek Ngaglik Iptu (pol) Budi Karyanto.

Soal penyebab kematian Budi mengatakan akan diperiksa lebih lanjut, tetapi tidak ditemukan kerusakan pada pintu dan rumah sehingga kecil kemungkinan disebabkan oleh aksi kekerasan. “Tapi akan menunggu apakah keluarga bersedia untuk diotopsi atau tidak. Salah seorang anaknya sedang di Ciamis. Masih dihubungi,” kata Budi.

Soal tanggal tepat kematian Litasari, tambah Budi Karyanto, diperkirakan antara Rabu siang hingga Kamis Subuh. “Rabu siang masih terlihat ngetik di kamarnya. Kemudian koran berlangganan menumpuk di teras rumah dari Kamis sampai Sabtu. Tapi kalau soal kepadtian biar kita periksa di rumah sakit untuk memastikan,” ujar Budi.

Menurut salah satu kerabat, Litasari adalah cucu Ki Hajar Dewantara dari pihak ibu. “Bu Litasari adalah anaknya Nyi Ratih. Nyi Ratih ini adalah anak kandung Ki Hajar Dewantara. Bu Lita punya satu saudara perempuan bernama Intan yang tinggal di Bali.” soni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here