Home Berita Tak Ada Harapan Penuntasan Kasus HAM (1)

Tak Ada Harapan Penuntasan Kasus HAM (1)

94
0
SHARE
( Hendardi / ist )

JOGJA, tiras.co – Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagaimana dimuat laman ww.bbc.com, Kamis (3/2) tentang prioritas agenda pemerintahannya, menunjukkan bahwa nyaris tidak ada harapan bagi penuntasan pelanggaran HAM masa lalu dan penanganan intoleransi yang menjalar di tengah masyarakat, sekolah, kampus dan bahkan di tubuh aparatur sipil negara serta TNI/Polri.

Ketua Setara Institut, Hendardi mengatakan, diletakkannya HAM sebagai bukan agenda prioritas oleh presiden juga menggambarkan bahwa pemerintah tidak memiliki pengetahuan holistik soal HAM. Hak asasi manusia adalah paradigma bernegara, bukan semata kasus atau pelanggaran HAM.

”Presiden Jokowi semestinya meletakkan HAM sebagai paradigma dalam pembangunan infrastruktur, kebijakan investasi, penguatan SDM dan agenda pembangunan lainnya. Dengan pemahaman yang demikian, agenda HAM bisa diintegrasikan dalam seluruh kinerja pemerintahan,” tandas Hendardi dalam siaran persnya, Minggu (16/2).

Aktivis HAM ini mengingatkan tugas konstitusional memajukan kesejahteraan umum dan melindungi segenap bangsa Indonesia, yang di dalamnya juga memuat jaminan atas keadilan, penanganan pelanggaran HAM dan jaminan kesetaraan dalam beragama/berkeyakinan bukanlah tugas yang harus dipilih-pilih oleh seorang presiden.

Agenda Tertunda

Semua tugas konstitusional, lanjut Hendardi, melekat pada seorang presiden dalam suatu periode pemerintahan. Karena itu, presiden dibekali kewenangan mengangkat menteri dan kepala badan dalam berbagai bidang agar bisa menjalankan tugasnya secara bersamaan.

Sepanjang para pembantu presiden memiliki kepekaan dan kecakapan dalam menyelenggarakan tugas pemerintahan, tidak ada alasan bagi pemerintah menunda tugas-tugas konstitusional tersebut.

”Apalagi, khusus agenda penuntasan pelanggaran HAM masa lalu dan penanganan intoleransi, merupakan agenda yang tertunda pada periode pertama, padahal secara eksplisit termaktub dalam Nawacita Jokowi 2014 silam,” kritiknya.(bambang sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here