Home Berita Sukidi Rela Malioboro Bebas PKL Tiap Selasa Wage

Sukidi Rela Malioboro Bebas PKL Tiap Selasa Wage

1359
0
SHARE
BEBAS PKL: Jalan Malioboro bakal bebas PKL tiap Selasa Wage. (tiras.co/kukuh s)

JOGJA,tiras.co– Pemerintah Kota Yogyakarta memutuskan mengosongkan ikon wisata Malioboro dari pedagang kaki lima setiap hari Selasa Wage atau 35 hari sekali. Pengosongan ini dimaksudkan memberi kesempatan kepada petugas untuk membenahi Malioboro.

Mendampingi Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menjelaskan pengosongan bisa jadi menjadi kegiatan rutin dan sepenuhnya mendapat dukungan dari pedagang.

“Kami memberi apresiasi kepada seluruh pedagang dan komunitas di Malioboro yang berkenan libur. Dengan ini kami diberi kesempatan untuk merawat Malioboro seperti membersihkan gorong-gorong maupun lainnya, agar lebih nyaman dan enak dinikmati wisatawan,’ jelas Haryadi, Selasa (26/9/2017).

Selain untuk merawat, pengosongan sebulan sekali ini juga digunakan sebagai ujicoba hasil revitalisasi Malioboro pada 2019 yang bebas pedagang.

Dengan kondisi Maloboro yang lengang ini, Haryadi berharap dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan event kesenian maupun kegiatan masyarakat sehingga menjadikan kawasan ini tetap hidup.

Terkait pengosongan Malioboro, Sultan memberi apresisasi. Sebab sebagai tujuan utama wisatawan, Malioboro adalah cerminan DI Yogyakarta.

“Ke depan permasalahan yang kita hadapi adalah solusi untuk pedagang agar tidak lagi menggunakan kotak-kotak di pendestrian. Kita akan menyediakan tempat yang tidak jauh bagi pedagang untuk menaruh stok dagangannya,” jelas Sultan.

Sementara itu, salah satu pedagang lesehan malam Malioboro Sukidi setuju dengan program libur setiap wage.

“Sebab dengan libur ini kami memberi kesemapatan kepada pemerintah untuk melakukan pembenahan. Tidak ada paksaan dan semua pedagang sepakat,” jelasnya.

kukuh s

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here