Home Berita Sesuaikan Riset Kampus dan Kebutuhan Pasar

Sesuaikan Riset Kampus dan Kebutuhan Pasar

300
0
SHARE
Silaturahmi Nasional LPPM PTMA di Yogyakarta diikuti 90 perwakilan dari seluruh Indonesia. (tiras.co/bambang sk)

JOGJA, tiras.co – Menteri Riset dan Teknologi Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menilai pentingnya relevansi perguruan tinggi dengan perusahaan dalam melakukan riset yang nantinya memunculkan inovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pasar.

Menurutnya, riset kampus harus selaras dengan kebutuhan pasar. Karena itu penting kerja sama riset dengan pengusaha atau perusahaan agar hasilnya memunculkan sesuatu yang dapat dinikmati masyarakat.

”Kampus harus aktif dan fokus pada research and development. Peran kampus berkaitan dengan fungsi dosen untuk mengubah paradigma riset menjadi kebutuhan perusahaan atau sektor swasta dan menjadi kebutuhan masyarakat,” tandas Bambang dalam Konsorsium Nasional Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah (LPPM PTMA) di Hotel Harper, Yogyakarta, Selasa (7/1).

Inovasi

Bambang mengatakan, inovasi yang didasarkan riset menciptakan hasil, berupa produk daya saing, dan untuk mendapatkan hasil atau produk dengan daya saing tinggi perlu riset yang kuat untuk memunculkan inovasi.

Peran inovasi menurutnya untuk mensejahterakan masyarakat, memberikan nilai tambah, serta substitusi produk impor. Inilah yang menjadikan tantangan riset. Kepala Badan Riset Inovasi Nasional ini juga menyebutkan, riset dan pengabdian merupakan dua hal penting yang perlu menjadi komitmen perguruan tinggi.

Peran PT dalam penguatan riset menjadi sangat penting untuk memunculkan inovasi-inovasi di tengah peradaban revolusi industri 4.0. Selain itu, peran PT sangat penting agar dapat memecahkan permasalahan di masyarakat, melalui kerjasama dengan berbagai pihak. Sayangnya, PT di Indonesia belum optimal melakukan riset.(bambang sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here