Home Berita Seleksi Bersama Masuk PTM/Aiisyiyah Diperluas

Seleksi Bersama Masuk PTM/Aiisyiyah Diperluas

435
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Tahun ini Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (SBMPTMu) diperluas, baik dari jumlah kepesertaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) maupun variasi prodi.

Ketua panitia SBMPTMu Dr Ir Gunawan Budiyanto MP menjelaskan, SBMPTMu 2019 kali ini diikuti 67 PTMA se- Indonesia, dan prodi yang ditawarkan 881 di seluruh PTMA yang mengikuti program ini. Seleksi menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) dan peserta dapat memilih lokasi tes terdekat.

SBMPTMu dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok I untuk Prodi Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi, sedangkan kelompok II untuk prodi lainnya. Tes Kemampuan Akademik (verbal, numerik, logika) dan materi mata pelajaran (Biologi, Kimia, Fisika, dan Bahasa Inggris) akan diujikan pada peserta yang memilih Prodi Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi. Peserta berkesempatan memilih tiga prodi. Sementara untuk prodi selain dokter hanya ada satu materi tes saja, yaitu tes kemampuan Akademik (verbal, numeric, logika) dan berkesempatan memilih empat program studi pada PTMA yang sama atau berbeda.

Pelaksanaan tes SBMPTMu ini untuk yang kedua kalinya dari 67 PTM dan Aisyiyah. Prinsip dari diadakannya SBMPTMu adalah untuk memudahkan calon mahasiswa memilih prodi yang diinginkan tanpa harus datang ke kota tempat PTM. “Mudah-mudah program ini akan terus berlangsung setiap tahunnya, dan semakin dikenal di kalangan masyarakat,” harap Gunawan yang juga Rektor UMY di kampus setempat, Senin (22/4/2019).

Pendaftaran SBMPTMu kelompok I secara resmi dibuka pada 29 April- 3 Juli 2019. Sementara untuk pendaftaran kelompok II non kedokteran akan dibuka pada 29 April-17 Juli 2019. Untuk pendaftaran peserta dapat mengunggah raport semester 5 (bagi lulusan 2019) atau ijazah (bagi lulusan 2018 dan sebelumnya).

Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. H. Lincolin Arsyad, M Sc, PhD berharap, melalui SBMPTMu ini akan saling membantu antarPTM di seluruh Indonesia. “Kita ingin meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di PTM yang tersebar di seluruh Indonesia. Efisiensi waktu juga menjadi harapan yang memang diharapkan dengan adanya SBMPTMu,” jelasnya.

Selain itu, harapnya ciri kebhinnekaan yang ada dalam diri warga Indonesia tetap terjaga, karena siswa tak hanya bisa belajar di kota kelahiran dan bisa menimba ilmu di kota lainnya untuk mengenal lebih jauh perbedaan. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here