Home Berita Sekolah Masih Rawan Covid-19

Sekolah Masih Rawan Covid-19

57
0
SHARE
13FBELAJAR-FOTO
Anton Prabu. (tiras.co/ist)

JOGJA, tiras.co – Wakil Ketua DPRD DIY Anton Prabu Semendawai SH MKn menilai kegiatan belajar mengajar (KBM ) secara tatap muka di sekolah masih rawan dan belum waktunya dilakukan dalam tahun ajaran baru ini, khususnya untuk anak-anak TK, SD dan SMP.
Demikian disampaikan pada sambung rasa Wakil Ketua DPRD DIY dengan masyarakat Balecatur Gamping Sleman. Dirinya belum setuju jika dalam waktu dekat ini KBM dilakukan secara fisik tatap muka, masih berbahaya dan rawan sekali menjadi tempat penyebaran virus.
Menurut dia, proses kegiatan belajar mengajar untuk TK, SD dan SMP sebaiknya tetap dilakukan secara online atau daring untuk pencegahan penyebaran Covid -19. Ini karena anak-anak seusia tersebut masih susah jika diharuskan memakai masker cukup lama.
Mereka sering risih. Belum lagi jika nanti di sekolah banyak pedagang makanan dan minuman maupun mainan yang tidak diketahui riwayat kontaknya sehingga dikhawatirkan akan menjadi tempat penyebaran virus Korona.
Lain lagi siswa SMA yang menurutnya mungkin masih bisa ditoleransi kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah. Pasalnya, anak – anak SMA lebih mudah untuk memahami mengenai keharusan memakai masker, cuci tangan, dan mematuhi protokol lainnya.
“Masa tanggap darurat DIY akan berlaku hingga 30 Juni 2020 mendatang. Masa tanggap darurat ini akan diperpanjang atau tidak masih menunggu kajian dan pembahasan dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY. Jika nanti tidak diperpanjang, maka tentu akan ada program recovery. Program recovery tidak hanya recovery ekonomi namun juga recovery pendidikan,” tandas Anton.
bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here