Home Berita Sat Sabhara Polres Sleman Kerja Bakti Bersihkan Gereja Pojok

Sat Sabhara Polres Sleman Kerja Bakti Bersihkan Gereja Pojok

344
0
SHARE
BAKTI RELIGI: Anggota Sat Sabhara Polres Sleman, saat bekerja bakti di Gereja Santo Crisostomus Pojok. tiras.co/ambardi

SLEMAN, tiras.co – Puluhan anggota Polisi kesatuan Sabhara Polres Sleman, Jumat (13/9/2019) siang, melaksanakan program bakti religi dengan membersihkan lingkungan gereja Santo Crisostomus Pojok, Desa Sendangagung, Kecamatan Minggir, Sleman. Selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan bakti religi ini, juga sebagai sarana bertemu dengan para tokoh umat beragama setempat, dengan harapan hubungan antara Polri dengan masyarakat dapat semakin dekat.

Dalam kerja bakti itu para anggota Sabhara tanpa ragu menyapu halaman, membersihkan pintu dan kaca jendela dan menyirami dan merapikan tanaman. Bahkan tidak canggung, diantara mereka juga rela membersihkan pagar dan lingkungan wc, hingga semua lingkungan gereja menjadi bersih. Menurut Kaur Pembinaan Operasional (KBO) sat Sabhara Polres Sleman Iptu Suhardi, program bakti religi berupa kegiatan bersih-bersih tempat ibadat yang ada di Sleman ini, dilaksanakan tiap hari Jumat dan kini sudah berlangsung selama dua bulan.

Sedang tempat ibadah yang dibersihkan adalah berbagai jenis tempat ibadah, baik geraja maupun masjid, namun pelaksanaanya dilakukan secara bergiliran, dan jika polisi Sat Sabhara tidak ada kegiatan yang urgen.“Selain itu bakti religi itu juga sebagai sarana bertemu para anggota polisi Polres Sleman dengan para tokoh umat beragama setempat. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara Polri dengan masyarakat dapat semakin dekat, yang akhirnya bila ada suatu masalah dapat cepat terselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu, ketua Stasi Gereja Santo Crisostomus Pojok CB Sumarto menyambut baik program bakti religi yang dilakukan oleh polisi Polres Sleman ini. Sebab dengan kegiatan nyata ini, selain semakin mendekatkan hubungan antara masyarakat dengan polri, juga dapat menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi umat.
Oleh karena itu, CB Sumarto berharap, kegiatan karya nyata ini bisa berjalan terus menerus, sehingga hubungan Polisi dengan masyakatar bener-benar semakin dekat dan mesra, yang akhirnya masyarakat semakin merasa terlindungi. (ambardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here