Home Berita Sajojo Doakan Jokowi di Makam Kotagede

Sajojo Doakan Jokowi di Makam Kotagede

515
0
SHARE

JOGJA,tiras.co – Puluhan relawan Jokowi di Yogyakarta yang tergabung dalam Sahabat Jokowi Jogjakarta (Sajojo) mendoakan Jokowi agar kembali menang dalam Pilpres 2019.

Melalui acara Umbul Donga Nyuwun Panyayogya Kangge Nusantara yang digelar di kompleks Makam Panembahan Senopati di Kotagede, Bantul-DIY, Kamis (6/9), mereka juga mendoakan agar Pilpres mendatang berjalan aman. Para relawan Sajojo itu berdoa dengan mengenakan busana Jawa. Kegiatan ini adalah perwujudan laku spiritual, sekaligus untuk meneguhkan ikrar dan tekad partisipan dan warga Sajojo di Yogyakarta.

Koordinator Sajojo, Anton Subiyanto menyatakan tekad untuk mendukung aparat penegak keamanan dan ketertiban umum, dalam hal ini Kepolisian RI untuk menindak tegas pelaku politisasi SARA. Selain itu diserukan kepada seluruh warga bangsa agar tidak mempolitisasi agama, suku, ras, antargolongan (SARA) untuk kepentingan pemenangan calon legislatif di semua tingkatan/level dan calon presiden/wakil presiden.

Menurutnya, Sajojo siap menjadi benteng persatuan dan kesatuan bangsa serta Bhinneka Tunggal Ika dari rongrongan kaum intoleran-radikal-teroris. Juga, turut serta menjalankan program-program pembangunan Tri Sakti-Nawacita-Revolusi Mental, yang selama ini dijalankan Presiden Jokowi. Karena itu, Sajojo mendukung pencalonan dan pemenangan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wapres. Ini dilakukan agar program Tri Sakti, yakni berdaulat di bidang politik, berkepribadian di bidang budaya, dan berdikari di bidang ekonomi. Apa yang yang selama ini dijalankan pemerintahan Jokowi diharapkan bisa dilanjutkan kesinambungannya. Dan, dipastikan benar-benar berhasil secara maksimal mengantarkan bangsa dan masyarakat Indonesia tegak berdiri menjadi mercusuar di antara bangsa lain di dunia.

Menurut Anton, progam pembangunan yang dijalankan pemerintahan Jokowi pada periode pertamanya mampu memberikan nafas lega dan harapan cerah bagi seluruh warga bangsa. Pembangunan infrastruktur tol laut-pelabuhan, baik jalan tol lintas Jawa, Sumatra dan Papua, bandara, disebutnya mampu menerobos keterbelakangangan akibat keterpinggiran beberapa kawasan pelosok Indonesia saat itu.

bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here