Home Berita Ribuan Bibit Sidat Dilepasliarkan di Sungai

Ribuan Bibit Sidat Dilepasliarkan di Sungai

503
0
SHARE
Pelepasan sidat

JOGJA, tiras.co- Dalam upaya menjaga kelestarian keanekaragaman hayati, terutama ikan sidat, Departemen Perikanan Fakultas Pertanian UGM melepasliarkan ribuan ekor ikan sidat (Anguilla Sp.) tersebut di berbagai sungai di DI Yogyakarta.

Dosen Departemen Perikanan UGM Ir Sukardi MP menjelaskan, seberat 160 Kg sidat muda berukuran rata-rata 20 gram per ekor dilepasliarkan di sungai-sungai DIY. Pelepasliaran ikan sidat atau yang dikenal dengan nama pelus ini merupakan bagian dari upaya menjaga dan pengkayaan populasi. “Sebab, keberadaan ikan ini semakin sulit ditemukan di alam karena populasinya semakin menurun,” katanya, Kamis (12/4/2018).

Menurutnya, penurunan populasi ikan sidat ini disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari penangkapan yang semakin intensif, penurunan kualitas habitat tempat hidup, hingga banyaknya bendungan atau bangunan melintang sungai yang merupakan jalur migrasi sidat.

Sidat disebutnya merupakan salah satu jenis ikan katadromus hidup di dua perairan. Ketika usia muda sampai dewasa hidup di sungai air tawar. Selanjutnya saat akan berkembang biak, sidat turun ke laut karena larvanya hidup di air asin. “Sampai saat ini ikan sidat belum dapat dikembangbiakan, sehingga benihnya masih sangat tergantung dari alam,”jelasnya.

Untuk itu bekerjasama dengan PT. Iroha Sidat Indonesia dilakukan pelepasliaran sidat pada 9-10 April 2018 lalu di sejumlah sungai Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo. Pelepasliaran di Bantul dilakukan di empat lokasi, yakni bendungan Blawong, bendungan Puton, bendungan Bendo, dan bendungan Tegal. Sementara di Kabupaten Kulon progo masing-masing dilakukan di sungai Progo Desa Salamrejo, bendung Jelok Sentolo, Sungai Serang masing-masing di Desa Clereng dan Secang. Pelepasliaran sidat kali ini merupakan tahun ketiga yang sudah dilaksanakan.

Direktur PT. Iroha Sidat indonesia J. Soetanto mengatakan akan terus meningkatkan kerjasama dengan UGM dan berbagai pihak untuk terus berupaya mengembalikan populasi sidat di alam.

bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here