Home Berita Puluhan Guru Ikuti Workshop Computational Thinking

Puluhan Guru Ikuti Workshop Computational Thinking

543
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Menghadapi tantangan revolusi industri 4.0, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan bahwa pendidikan harus diperkuat dengan konsep 4C yaitu creativity, communication skills, collaborative, dan critical thinking for problem solving. Pada tahun 2019 Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang berubah nama jadi Informatika akan menjadi mata pelajaran wajib bagi sekolah dasar dan menengah. Mata pelajaran Informatika menjadi ilmu yang wajib dikuasai oleh para pelajar, yang akan berisi tentang muatan lokal dan keterampilan.

Berangkat dari hal tersebut, pada Rabu (24/10) diselenggarakan Pelatihan dan Workshop Computational Thinking untuk guru-guru SD, SMP, SMA/SMK se-Yogyakarta bertempat di Auditorium Kampus III Gedung Bonaventura Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Workshop ini diadakan oleh UAJY, UII, UGM dan Sanata Dharma sebagai Biro Bebras di Yogyakarta.

Dalam workshop tersebut, hadir memberikan sambutan yaitu Drs. Sigit Budiyanto selaku wakil dari Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Sleman dan The Jin Ai, S.T., M.T., Dr.Eng. selaku Wakil Rektor I UAJY. Salah satu cara pembelajaran problem solving untuk siswa dilaksanakan dengan cara Bebras. Bebras merupakan cara untuk melatih kemampuan problem solving dalam informatika sehingga peserta dapat mengintegrasikan kegiatan belajar mengajar.

Kompetisi Bebras dilaksanakan setiap tahun yang berisi Bebras Task atau sekumpulan soal yang disajikan dalam bentuk uraian persoalan yang dilengkapi dengan gambar yang menarik. Pelatihan dan Workshop Computational Thinking ini bertujuan untuk melatih guru-guru SD, SMP, SMA/SMK dalam mempersiapkan siswa-siswi untuk mengikuti Kompetisi Bebras. Pelatihan dan Workshop ini diisi oleh Dr. Inggriani Lim, Ketua NBO Bebras Indonesia dan Irya Wisnubhadra, S.T., M.T, dosen Fakultas Teknologi Industri UAJY. */soni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here