Home Tekno Prof Achmad Nurmandi: Berpolitik, Contohlah Muhammadiyah

Prof Achmad Nurmandi: Berpolitik, Contohlah Muhammadiyah

559
0
SHARE
Achmad Nurmandi
Achmad Nurmandi

(Dr Achmad Nurmandi MSc. )

BANTUL, tiras.co – Dr Achmad Nurmandi MSc dikukuhkan sebagai guru besar, dalam rapat senat terbuka pengukuhan guru besar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (5/8/2017). Achmad Nurmandi adalah Guru Besar UMY dalam Bidang Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Dalam penelitian berjudul “Tata Kelola Pemerintahan Yang Tidak Terorganisasi dan Terfragmentasi, Bagaimana Perspektif Tindakan Kolektif Muhammadiyah Tentang Pemerintahan yang Amanah” Achmad Nurmandi menyampaikan masalah yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan secara umum yang terjadi di semua negara.

Menurutnya, isu terkini tentang kapasitas organisasi pemerintah di dunia adalah bagaimana menyelesaikan masalah yang rumit, dimana persoalan tersebut melibatkan banyak aktor dan multi-sektoral. Masalah-masalah tersebut terkait dengan lingkungan, pengangguran, keamanan, kejahatan, tunawisma, kesehatan, kemiskinan, dan perbatasan, yang seringkali menjadi headline pemberitaan karena memang sulit untuk diselesaikan.

“Bahkan seringkali permasalahan yang dihadapi pemerintah sampai melampaui batasan administrasi, baik wilayah maupun organisasi, serta prosedur adminstratif yang rigit lantaran meliba tkan aktor multi-level, multi-aktor, dan multi-sektor,” katanya.

Selanjutnya ditunjuk contoh praktik Muhammadiyah dalam berpolitik. Menurutnya, ketika anggota Muhammadiyah saling bertentangan satu sama lain mengenai arahan yang harus diambil oleh organisasi, ada logika institusional yang tetap dipegang, yakni lebih memprioritaskan fungsi religius serta sosial pada setiap arahan yang diambil. “Praktik baik Muhammadiyah yang lebih memprioritaskan fungsi religius dan sosial inilah yang seharusnya bisa diterjemahkan pada aktivitas pemerintahan sehari-hari,” paparnya.

Praktik baik Muhammadiyah tersebut, tutur Nurmandi, juga bisa diterapkan pemerintah agar terwujud pemerintahan yang amanah. Sebab pemerintahan yang amanah berdasarkan teori yang ditemukan dalam penelitiannya, adalah pemerintahan yang terdiri dari kepercayaan publik, kepemimpinan yang amanah dan tindakan kolektif (amanah governance = F (trust + leadership + collective action)). (bambang sk/tiras.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here