Home Tekno PrivatQ, Aplikasi untuk Mencari Jasa Les Privat

PrivatQ, Aplikasi untuk Mencari Jasa Les Privat

843
0
SHARE
PrivatQ
Penjelasan tentang aplikasi PrivatQ. (tiras.co/bambang sk)

JOGJA, tiras.co – PrivatQ, sebuah digital startup di bidang pendidikan meluncurkan layanan platform penyedia jasa pendidikan privat secara terintegrasi, dengan menggabungkan penggunaan aplikasi smartphone, website, telepon dan SMS. Ini untuk mendukung proses penawaran dan pencarian jasa pendidikan privat di Indonesia.

“Sistem pemesanan on-the-go secara real time yang diberikan PrivatQ memungkinkan tentor untuk menawarkan jasa privat dan siswa untuk mencari tentor sesuai kebutuhan kapan pun dan di mana pun,” kata Co-founder dan CEO PrivatQ, Ikhwan Catur Rahmawan dalam peluncuran perdananya di Auditorium Driyarkarya Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, Minggu (17/9/2017).

PrivatQ, tutur Ikhwan, berangkat dari pengalamannya sewaktu menjadi tentor pengajar privat dulu. Bahwa dalam sistem pemesanan jasa privat masih banyak mengalami hambatan dalam pelaksanaan.

Sedangkan Co-founder dan COO PrivatQ Asep Suryana menjelaskan semangat serta latar-belakang Ikhwan sebagai pengajar privat yang mendorong untuk menciptakan inovasi baru di bidang pendidikan. Dengan menempatkan teknologi sebagai pendukung proses pengajaran privat yang selama ini masih banyak mengalami hambatan.

Menurutnya, karakter tersebut menjadikan PrivatQ bukan hanya sebagai digital startup yang beroritentasi pada penggunaan teknologi canggih. Namun juga menumbuhkan interaksi peer-to-peer dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Ada beberapa hal yang tidak bisa diadopsi secara utuh dalam pendidikan, salah satunya proses pendampingan secara langsung, dan kami ingin menumbuhkan hal itu,” tekadnya.

PrivatQ saat ini adatiga kota, selain Yogyakarta, juga Solo dan Jakarta. Dalam waktu dekat akan dikembangkan di kota-kota lain. Ia sampaikan, pengajaran di mana saja harus dikembangkan secara maksimal untuk mampu memberikan kualitas pendidikan yang baik bagi seluruh siswa. “Kami PrivatQ bermimpi untuk turut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa, Karena itu, kita harus memulai dari yang kecil dulu,” kata Asep.

Pemilihan Yogyakarta sebagai kota pertama juga berlandaskan pada semangat itu. “Yogyakarta telah lama dikenal sebagai kota pendidikan dan PrivatQ ingin menghidupkan kembali citra tersebut. Kalau Amerika punya Silicon Valley, kita punya kota pendidikan, Yogyakarta,” tunjuknya.

Acara peluncuran dihadiri Ketua Tim Evaluasi Kurikulum 2013 Prof Suryanto PhD. Ia yakin, PrivatQ dapat berdampak positif bagi seluruh elemen yang terlibat dalam proses pendidikan. “Inovasi-inovasi seperti inilah yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia,” sebut Gurubesar Universitas Negeri Yogyakarta itu. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here