Home Berita Polda Jateng Gelar Operasi Patuh Candi

Polda Jateng Gelar Operasi Patuh Candi

75
0
SHARE
Suasana Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2020 di Mapolda Jateng.(Foto: tiras.co/ist)

SEMARANG, tiras.co – Pengendara sepeda motor diminta berpartisipasi aktif meningkatkan keselamatan dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Ajakan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Arman Achdiat SIK MS itu didasari fakta bahwa populasi sepeda motor di Jateng hampir separuh atau setara 46% dari jumlah penduduk. Di Jateng terdapat 15.924.197 unit sepeda motor di antara 34.718.201 jiwa warga Jateng.

”Mari wujudkan lalu lintas jalan yang asyik, aman, nyaman dan menyenangkan. Pokoknya gayeng sebagaimana digelorakan Pak Gubernur dengan Jateng Gayeng-nya,” kata Kombes Arman Achdiat, di sela-sela Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2020.

Operasi Patuh Candi 2020 digelar serentak se Jateng mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020, melibatkan 2.614 personil. Arman selaku Kepala Operasional Operasi Patuh Candi 2020 menilai jargon Jateng Gayeng yang diperkenalkan Gubernur Ganjar Pranowo sangat relevan dengan program keselamatan lalu lintas jalan.

Ia meyakini andai suasana jalan gayeng, menyenangkan, menggembirakan, tanpa ngotot-ngototan apalagi saling pelotot, jumlah kecelakaan di jalan raya turun dengan sendirinya. ”Dengan suasana jalan menyenangkan, toleransi antarpengendara terbangun dengan baik,” tuturnya.

Penyebab Kecelakaan

Arman menjelaskan penyebab kecelakaan yakni kecepatan tinggi, helm tidak standar SNI dan melawan arus. Selain itu menyalip dalam posisi yang tidak memungkinkan serta memotong jalan secara mendadak. Faktor-faktor itu lebih banyak disebabkan kondisi psikologi pengendara yang emosional.

Sebagai gambaran di tahun 2019 terjadi 517 kecelakaan lalulintas di Jateng melibatkan sepeda motor, 78 kasus mobil barang, 69 kasus melibatkan kendaraan roda empat dan melibatkan bus 9 kasus. Data kecelakaan lalu lintas jalan ini sangat memprihatinkan. Keterlibatan sepeda motor jauh lebih besar dibandingkan keterlibataan jenis kendaraan lain seperti truk dan bus.

Fakta tersebut menjadi alasan pemilihan prioritas penindakan menyusul jumlah keterlibatan sepeda motor yang tinggi dalam kejadian kecelakaan lalu lintas. Kalau tenang, jernih dan stabil emosinya, peluang terjadinya laka lantas bisa ditekan.

Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Achmad Luthfie selaku penanggung jawab operasi dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2020 mengemukakan, tindakan selama operasi mengedepankan faktor humanis seiring pandemi Covid-19. Sasarannya adalah tindakan pendisiplinan masyarakat dalam berlalulintas serta kepatuhan menjalankan adaptasi kebiasaan baru memutus penyebaran virus.

Mengingat operasi dilakukan di tengah pandemi Covid-19, Kapolda meminta kegiatan ini dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan serta cara penindakan yang humanis dan persuasif. Selain fokus pada upaya menekan angka kecelakaan Operasi Patuh Candi 2020 juga mengawasi 62 titik lokasi wisata yang sudah mulai dibuka untuk umum di Jateng menyusul libur panjang akhir bulan termasuk pengamanan sholat Idul Adha serta pengendalian arus kendaraan di jalur tol dan arteri untuk kelancaran distribusi logistik.(bambang sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here