Home Berita PMKRI Tak Boleh Merasa Sebagai Minoritas

PMKRI Tak Boleh Merasa Sebagai Minoritas

520
0
SHARE
PMKRI
Menteri ESDM Ignatius Jonan dengan anggota PMKRI. (Ist)

MAKASSAR, tiras.co – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan, membangun Indonesia harus melalui semangat persatuan dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Oleh karena itu, lanjut Jonan dalam Konferensi Study Nasional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (KSN PMKRI) PMKRI tidak boleh merasa sebagai kaum minoritas di tengah perbedaan. “Sebab membangun bangsa semangatnya adalah Pancasila,” ujarnya dalam dialog terbuka mengusung tema “Radikalisme dan Kesenjangan Sosial dalam Dimensi Pembangunan Nasional” di Hotel Clarion Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (30/9/2017).

Ia mengajak semua angggota PMKRI agar bisa bersikap inklusif dalam melihat perbedaan yang ada di Indonesia. “PMKRI tidak boleh eksklusif dalam melihat perbedaan yang ada serta jangan merasa sebagai kaum minoritas,” katanya.

Di hadapan peserta KSN PMKRI dari 33 cabang, Jonan menjelaskan beberapa program yang sudah dijalankan maupun yang akan di jalankan Kementerian ESDM.

Sebelumnya, Ketua PP PMKRI Angelo Wake Kako menyebut forum KSN menjadi strategis bagi PMKRI untuk mengkaji permasalahan aktual bangsa, dan kali ini persoalan radikalisme dan kesenjangan sosial menjadi topik kajian PMKRI.

Angelo menjelaskan dasar pijakan PMKRI mengusung tema Radikalisme dan Kesenjangan Sosial adalah menguatnya fundamentalisme, yakni fundentalisme pasar dan fundamentalisme agama dalam konteks kebangsaan.

Ia juga mengharapkan forum ilmiah KSN bisa menghasilkan rekomendasi-rekomendasi strategies guna perbaikan bangsa ke depan, serta PMKRI akan ikut terlibat secara nyata melalui aksi-aksi nyata yang akan dijalankan di seluruh Indonesia.

*/bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here