Home Berita Persediaan Pangan Aman

Persediaan Pangan Aman

255
0
SHARE
Sejumlah petugas mengecek harga sembako di pasar tradisional. (tiras.co/Ambardi)

SLEMAN, tiras.co – Jelang peringatan Natal 2019 dan tahun baru 2020, dinas terkait Pemkab Sleman gencar melakukan pantauan stok dan harga bahan pangan di sejumlah pasar tradisional dan modern. Berdasarkan pantauan tersebut, para pedagang mengaku memiliki banyak persediaan dan mudah mendapatkan pasokan barang dagangan, sehingga masyarakat tak perlu resah akan kesulitan mendapatkan bahan pangan.

Seperti pantauan yang dilakukan petugas dinas terkait Pemkab Sleman Jumat (13/11/2019). Tiga pasar yang dikunjungi, yakni pasar tradisional Pakem, Lotte Mart dan Indogrosir Jalan Magelang, Sleman, para pedagang mengaku memiliki banyak persediaan dan mudah mendapatkan pasokan. Harga untuk komoditas tertentu sperti cabai dan daging memang mengalami kanaikan sekitar 10 persen.

Harga cabai yang biasanya dijual seharga Rp 28.000/kg, naik menjadi sekitar Rp 30.000/ kg. Kemudian daging sapi super yang semula seharga Rp 120.000/kg naik menjadi Rp 140.000/kg. Harga komoditas lain seperti beras, gula pasir, minyak goreng telur dan sayur mayur harganya cenderung stabil.

Meningkat

Kepala Bidang Pembinaan Pengembangan dan Perdagangan Tradisional Dinas Perindustrian dan Perdaganagn (Disperindag) Kabupaten Sleman, Haris Martapa, menjamin meski pada perayaan Natal dan tahun baru mendatang kebutuhan bahan pangan meningkat, namun tidak akan terjadi kelangkaan bahan pangan. Harganya juga diperkirakan tidak akan terjadi lonjakan ekstrim.

”Namun bila sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga di luar batas kewajaran, Pemkab Sleman juga siap melakukan operasi pasar. Karena itu, Disperindag Sleman meminta, jelang hari raya Natal dan tahun baru ini masyarakat tidak perlu melakukan aksi borong. Karena banyaknya aksi borong, justru akan memicu terjadinya kenaikan harga, yang akhirnya justru masyarakat sendiri yang rugi,” ungkap Haris.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiana menambahkan persediaan beras di DIY juga aman. Bulog DIY masih memiliki stok beras sebanyak 40.000 ton yang diperkirakan akan mencukupi hingga empat bulan ke depan. Beberapa wilayah di DIY, kini juga banyak yang sedang panen. Pemprov DIY menjamin tidak akan terjadi kelangkaan bahan pangan. (Ambardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here