Home Berita Perluas Kesempatan Belajar

Perluas Kesempatan Belajar

257
0
SHARE
Penampilan anak-anak TK dan gurunya dalam resepsi milad Muhammadiyah. (tiras.co/istimewa)

JOGJA, tiras.co – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan inovasi-inovasi yang terjadi di semua unit pendidikan tidak mungkin terjadi tanpa ada kemerdekaan. Misinya di Kemendikbud, memerdekakan unit pendidikan, memerdekakan guru dan murid, sehingga kesempatan belajar lebih luas.

Ia mengungkapkan hal itu dalam resepsi milad ke- 107 Muhammadiyah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Senin (18/11) malam. Ia juga menegaskan pentingnya pendidikan karakter. Pendidikan karakter hendaknya tidak hanya diajarkan tetapi harus dicontohkan dan dikerjakan.

Pada kesempatan sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi berharap Muhammadiyah tidak pernah lelah memberikan yang terbaik untuk bangsa.

Ia mengingatkan jangan sampai Muhammadiyah kehilangan kepeloporannya di tengah-tengah percaturan bangsa yang semakin rumit.
”Muhammadiyah harus tampil sebagai moderasi, jangkar pemersatu, lem pengerat dari seluruh kekuatan yang ada di Indonesia,” tandasnya.

Pertajam Akal

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menjelaskan milad kali ini juga bersamaan dengan milad ke-100 TK ABA Aisyiyah. Ia berharap momentum milad menjadi tempat bersyukur agar yang akan dilakukan ke depan mendapat berkah, anugerah dan ridho dari Allah.

Tema milad ”Mencerdaskan Bangsa”, menurutnya kata cerdas artinya tajam pikiran dan akal budi manusia. Mencerdaskan kehidupan bangsa bukan hanya mempertajam akal pikiran dan akal budi manusia, tapi juga kebudayaan dan lingkungan serta sistem tempat manusia hidup sehingga semuanya cerdas.

Resepsi milad dihadiri sekitar 10.000 umat Muhammadiyah dan dimeriahkan dengan pagelaran sendratari Satu Abad TK ABA Aisyiyah.

Acara juga ditandai dengan launching Muhammadiyah Online University dan sistem iuran anggota online, serta peluncuran motif batik Muktamar Muhammadiyah ke- 48 dan launching lagu muktamar yang diaransemen gitaris Shella on 7, Eross Candra .

Dalam acara tersebut juga diserahkan penghargaan kader Muhammadiyah, kepada Aries Susanti (International Sport Climbing). Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Ketua PP Muhammadiyah Dahlan Rais.

Sedangkan penerima Muhammadiyah Award dalam Milad kali ini adalah Abdul Kadir Lenamah selaku penggerak dakwah Muhammadiyah dan Aisyiah di 3T.

Bidang pendidikan, award diberikan kepada almarhum Haji Bisri Ilyar (Gresik), sedangkan bidang kesehatan layanan sosial, diberikan untuk almarhum dr Kusnadi.(bambang sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here