Home Berita Perempuan Dimungkinkan Menjadi Kepala Keluarga

Perempuan Dimungkinkan Menjadi Kepala Keluarga

700
0
SHARE
DISKUSI
KEBANGSAAN: Sari Murti Widiyastuti berbicara dalam diskusi kebangsaan (tiras.co/bam)

JOGJA, tiras.co – Seorang perempuan dimungkinkan jadi kepala rumah tangga karena tak ada larangan perempuan jadi pemimpin.

”Kepala keluarga bisa konsorsium. Bisa laki-laki bisa perempuan. Gantian tidak masalah,” tutur Hj Sri Roviana MA dari Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah dalam Diskusi Kebangsaan ke-XI di Sekretariat Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DIY Jalan Kusumanegara, Yogyakarta, Senin (11/12/2017).

Diskusi yang digelar Paguyuban Wartawan Sepuh (PWS) Yogyakarta menampilkan pula pembicara anggota DPR RI Drs Idham Samawi dan pemerhati perempuan dan anak Dr Y. Sari Murti Widiyastuti SH, MHum. Acara menyongsong Peringatan Hari Ibu ini banyak diikuti para pegiat pejuang perempuan dan kalangan muda dari pelbagai organisasi perempuan.

Dalam acara bertema “Kebangsaan dalam Peran dan Gerak Perempuan” itu diakui sulitnya mengusung perempuan di jalur perpolitikan. Padahal, kata Idham, negeri ini tidak akan selesai jika hanya diurusi pria saja. “Tidak bisa dibangun tanpa perempuan,” jelasnya.

Sari Murti mengatakan meski sudah disepakati kuota 30% perempuan di parlemen, tapi perempuan yang bersedia terjun di politik tidak banyak. “Banyak aktivis perempuan tapi sulit cari kader perempuan,” sebutnya.

Oleh karena itu, ia berharap para aktivis perempuan bersatu untuk bersama pria membangun bangsa ini. “Gerakan yang terpecah akan kuat kalau kita bersatu kembali,” ujarnya.

bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here