Home Berita Penyerangan Gereja Bedog, KKPKC-KAS Bentuk Tim Advokasi

Penyerangan Gereja Bedog, KKPKC-KAS Bentuk Tim Advokasi

575
0
SHARE

SLEMAN, tiras.co – Komisi Kedilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (KKPKC) Keuskupan Agung Semarang (KAS) yang membentuk tim trauma healing kasus penyerangan Gereja St Lidwina Bedog, Sleman-DI Yogyakarta menangani 6 korban fisik dan 127 korban psikis.

“Jumlah korban ini masih mungkin bertambah mengingat masih adanya korban trauma yang kini dalam proses pendataan,” kata Ketua KKPKC-KAS Romo FX. Endra Wijayanto kepada pers di Gereja St Lidwina Bedog, Senin, 19/2.

Ia menyatakan siap bekerjasama dengan penegak hukum, terutama aparat kepolisan, dalam penuntasan kasus ini secara profesional dan bebas dari intervensi. Untuk itu, dalam kasus penyerangan saat Misa Minggu pagi, 11 Pebruari 2018 lalu, KKPKC KAS telah pula membentuk tim advokasi. “Kami yakin, keberhasilan aparat kepolisan dalam menyelesaikan kasus ini akan menunjukkan komitmen penegakan hukum yang adil dan terjaminnya kemerdekaan hidup beragama di Indonesia,” harapnya.

Romo Endra juga berharap peristiwa kekerasan atau intoleransi yang menodai kebebasan beragama dan beribadah seperti halnya aksi teror di Gereja St Lidwina Bedog tak terulang lagi di mana pun.

Menurutnya, bersama semua pihak yang berkehendak baik, gereja senantiasa melibatkan diri dalam mengembangkan perdamaian, keberagaman, persatuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here