Home Berita Pengurangan Risiko Bencana Hendaknya Jadi Prioritas 2019

Pengurangan Risiko Bencana Hendaknya Jadi Prioritas 2019

358
0
SHARE

BANTUL, tiras.co – Direktur Program Pascasarjana UMY Sri Atmaja P. Rosyidi PhD menilai pentingnya edukasi tentang kebencanaan ditanamkan sejak usia dini. Selain itu, pengurangan risiko bencana mustinya menjadi prioritas 2019.

Demikian disampaikan dalam gathering dan refleksi akhir tahun 2018 & Outlook 2019 program Pascasarjana UMY di ruang sidang kampus setempat, Sabtu (29/12/2018). Tampil pula berbicara Prof Dr Tulus Warsito, Eko Prasetya SH dan Lilies Setiartiti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY.

Berbicara mengenai perspektif kebencanaan dan kemasyarakatan, Sri Atmaja P. Rosyidi mengatakan membangun mitigasi bencana mutlak diperlukan. “Selama ini mitigasi kebencanaan belum jadi prioritas, masih diabaikan, padahal pembangunan insfrastruktur yang menelan dana triliunan rupiah bisa dilakukan,” ucapnya heran.

Menurutnya, untuk mencegah bencana, baik itu gempa bumi, tsunami maupun gunung meletus mustahil dilakukan. Karenanya perlu ada solusi agar ketika terjadi bencana, maka jumlah korban dapat diminimalisir atau kalau bisa tidak sampai menelan korban jiwa.

Sementara dosen Pascasarjana UMY Prof Tulus Warsito menyebutkan dalam tahun politik ini isu-isu yang sebenarnya biasa menjadi isu luar biasa, seperti nilai tukar rupiah, utang luar negeri, impor beras dan hingga tenaga kerja asing. “Isu-isu itu menjadi tidak biasa, hanya karena kita berada di tahun politik,” sebutnya.

Padahal, seperti utang luar negeri, misalnya, itu sudah terjadi sejak zaman Presiden pertama Soekarno. Mustinya, masalah utang hendaknya disikapi sebagai hal biasa saja. Karena ini masalah kepercayaan, ada yang punya uang dan ada yang butuh. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here