Home Berita Pemkab Sleman Bantu PMI Berburu Darah

Pemkab Sleman Bantu PMI Berburu Darah

136
0
SHARE
Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes menyemangati PNS yang donor darah. (tiras.co/Ambardi)

SLEMAN, tiras.co – Wabah virus corona membuat banyak kelompok orang membatalkan niatnya melakukan dornor darah, dengan alasan takut. Akibatnya PMI Sleman sering kehabisan stok darah. Mengatasi hal itu, Pemkab Sleman pun membantu PMI ikut berburu darah dengan melakukan donor darah ke berbagai instansi pemerintahan.

Berdasarkan data di PMI Sleman, sebelum ada wabah corona, kebutuhan masyarakat mencapai sekitar 70 ampul atau kantong, dan bisa terpenuhi. Namun, setelah ada wabah corona, minat masyarakat untuk melakukan donor darah menurun drastis. Banyak kelompok masyarakat yang sudah mendaftar melakukan donor darah massal, membatalkannya dengan alasan takut.

Bahkan orang yang melakukan donor darah secara individu juga berkurang. Akibatnya, persediaan darah selalu menipis, dan tidak bisa memenuhi kebutuhan. Padahal, musim hujan seperti ini, kebutuhan darah justru meningkat tajam karena banyaknya penderita penyakit demam berdarah yang pengobatanya juga memerlukan komponen sel darah.

Pemkab Sleman tidak tinggal diam dan berusaha berburu darah. Caranya menganjurkan seluruh instansi pemerintah termasuk ke pemerintah kecamatan dan desa untuk melakukan donor darah secara bergantian.

Sebagai bentuk keseriusannya membantu PMI Sleman berburu darah, Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes sering menyempatkan diri menunggui keegiatan donor darah masal.

”Kebutuhan darah bagi bagi pasien yang membutuhkan darah, tak dapat ditunda, dan kebutuhan darah tersebut juga tidak bisa digantikan dengan barang lain. Karena itu, upaya pemenuhan darah di PMI harus dibantu maksimal,” tandas Sri Muslimatun ketika menunggui aksi donor darah massal para anggota PNS Pemkab Sleman di Pendopo Pemkab.

Bisa Donor

Menurut Ketua PMI Sleman, DR dr Sunartono MKes meski sedang ada wabah corona, tetap bisa melakukan donor darah secara masal dan aman. Pasalnya, dalam pengambilan darah, PMI telah melakukan berbagai antisipasi di antaranya para petugas pengambil darah dijamin tidak ada yang terpapar virus corona.

Dan orang yang akan diambil darahnya, terlebih dahulu dicek kesehatanya, termasuk dicek suhu badanya. Selain itu, dalam melakukan donor darah, calon pendonor tidak boleh berkumpul, tetapi giliran satu persatu dengan jarak lebih dari satu setengah meter.

Selain itu, Sunartono yang juga mantan Sekda Sleman tersebut menjamin darah dari PMI berkualitas baik, karena sebelum diberikan kepada pasien, darah diolah dengan alat canggih yang telah diakui oleh pemerintah.

”Dengan protap seperti itu, kami jamin para pendonor akan aman dan darah hasil olahan PMI Sleman juga aman untuk ditransfusikan, sehingga warga tidak perlu takut donor darah,” ujar Sunartono.

Komandan Kodim 0732 Sleman, Letkol Inf Diantoro SIP mendukung penuh upaya Pemkab Sleman membantu PMI berburu darah. Sebagai bentuk dukunganya, ia memerintahkan para prajuritnya untuk ikut melakukan donor darah.

”Saya berharap dengan kegiatan tersebut dapat membantu ketersediaan stok darah, sehingga nantinya tidak ada pasien yang kesulitan mencari darah. Warga Sleman tidak perlu takut donor darah karena orang yang sering melakukannya justru lebih sehat,” imbuhnya.(Ambardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here