Home Berita Pemkab Gunungkidul Perlu Serius Pikirkan Kesejahteraan Guru Honorer

Pemkab Gunungkidul Perlu Serius Pikirkan Kesejahteraan Guru Honorer

479
0
SHARE

GUNUNGKIDUL, tiras.co – Koordinator Relawan Mengajar Gunungkidul, FX Endro Tri Guntoro menyatakan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul perlu memikirkan secara serius kesejahteraan guru dan tenaga honorer. Ini demi meningkanya kualitas pendidikan anak-anak peserta didik tingkat SD dan SMP di kabupaten setempat.

Menurutnya, tuntutan honorer selama ini masih dinilai wajar. Butuh Rp 3 miliar per-bulan untuk dapat memenuhui kesejahteraan honorer bagi 2000 guru honores. “Pemkab perlu mulai mempertimbangkannya agar gaji honorer bisa mendekati Upah Minimal Kabupaten/Propinsi (UMK/UMP) Rp1,5 juta per-bulan,” katanya, Sabtu (27/10/2018).

Endro mengkalkulasi kebutuhan Rp 3 miliar per-bulan atau Rp 36 miliar setiap tahun untuk guru honorer bisa terima Rp 1,5 juta per bulan setara UMP. “Perhitungan tersebut masih cukup wajar. Pemerintah perlu mempertimbangkan tuntutan honorer karena memang kondisi keuangan APBD Gunungkidul mendukung. Tetapi, jika kenaikan akan dilakukan secara bertahap hanya dibutuhkan Rp 24 miliar per-tahun untuk 2000 honorer terima Rp 1 juta tiap bulannya,” sebutnya.

Nilai itu, lanjutnya, masih memungkinkan untuk APBD Gunungkidul, tentu dengan konsekuensi pengurangan pos yang lain.Pasalnya, ada sekitar Rp 55 miliar untuk lima tahun hanya habis untuk kegiatan anggota DPRD Gunungkidul dalam periode lima tahun.

Ia membayangkan, apabila yang terpilih di lembaga legislatif nantinya tokoh-tokoh yang tidak senang menghambur-hamburkan uang rakyat dan memiliki komitmen mengurangi kunjungan kerja ke luar daerah yang dinilai kurang memberi manfaat, maka kesejahteraan honorer melalui APBD bukan hal yang mustahil diwujudkan. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here