Home Berita Pemerintah Harus Perhatikan Pengungsi Indonesia

Pemerintah Harus Perhatikan Pengungsi Indonesia

614
0
SHARE
Liona
Liona Nanang Supariatna. (yud/tiras.co)

JOGJA, tiras.co – Bandung Lawyers Club Indonesia (BLCI) minta Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan pengungsi yang ada di dalam negeri. Selain pengungsi dari sejumlah negara termasuk yang sedang menjadi sorotan dunia yakni Rohingya, di Indonesia juga ada pengungsi dari dalam negeri karena terusir dari tempat domisilinya.

”Selain memperhatikan secara khusus pengungsi Rohingya, pemerintah juga tidak boleh melupakan pengungsi dari dalam negeri sendiri,” tandas Presiden BLC Indonesia, Dr Liona Nanang Supariatna SH MHum, Kamis (7/9/2017).

Pengungsi dalam negeri dikenal dengan istilah Internally Displaced Person’s (IDP’s). Di Indonesia ada orang-orang dengan IDP’s salah satunya warga desa di daerah Sampang yang terusir dari kampung halamannya. Mereka sudah lima tahun berada di penampungan Rumah Susun Pasar Induk Puspo Agro Sidoarjo.

Liona menjelaskan mereka mengungsi ke rumah susun tersebut pada 5 Juni 2013 akibat kekerasan. Mereka dianggap penganut ajaran sesat dan terpaksa meninggalkan kampung halamannya. Lebih lanjut ia menuturkan mereka masuk dalam kategori IDP’s yakni orang atau sekelompok yang dipaksa atau diharuskan meninggalkan rumah akibat konflik, dalam situasi terjadi pelanggaran, pelanggaran HAM atau peristiwa alam atau perbuatan manusia dan tidak menyeberang perbatasan negara.

”Negara harus hadir ketika rakyatnya mengalami ancaman berbagai tindak kekerasan, negara tidak boleh melakukan pembiaran. Harus ada upaya rekonsiliasi untuk merajut persaudaraan sejati,” tandasnya.

yudhistira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here