Pandemi Bukan Penghalang Pengembangan Seni Budaya

Bupati Sleman Sri Purnomo memberi penghargaan pada seniman. (Ambardi)

SLEMAN, tiras.co – Meski pandemi Covid-19 belum reda, tetapi para seniman dan budayawan harus tetap berkarya sesuai bakat dan kemampuan masing-masing. Hanya saja, implementasinya harus mentaati protokol.

Ketika mementaskan pertunjukan seni, tidak dipertontonkan langsung di depan penonton, tetapi harus secara virtual atau online melalui media sosial sehingga pertunjungan seni yang ditonton banyak orang tidak menimbulkan penularan virus corona.

Bupati Sleman Sri Purnomo menyampaikan itu ketika memberikan penghargaan kepada tujuh seniman, budayawan dan pelestari budaya yang dinilai memiliki prestasi serta memberikan bantuan alat musik kepada 18 kelompok seni tradisi dan seni religi yang dinilai memiliki potensi untuk berkembang.

Ketujuh seniman, budayawan dan pelestari budaya yang menerima tanda penghargaan di Joglo Abiyoso Padukuhan Tangisan, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel Kabupaten Sleman ini, untuk Kategori Seniman diberikan kepada Drs Sancoko, Kategori Budayawan diberikan kepada Prof Sumaryadi MPD, Kategori Kreator kepada R Sukoco, Kategori Maestro kepada Eko Purnomo, dan untuk kategori anak remaja berprestasi diberikan kepada dalang cilik Muhammad Jati Kaditama.

Penghargaan untuk kategori Pelestari Cagar Budaya diberikan kepada SMPN I Berbah dan untuk kategori Adat Tradisi diberikan kepada pelestari Upacara Adat Pager Bumi Pulesari Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman.

Selain itu, 18 kelompok seni tradisi dan seni religi mendapat bantuan alat musik meliputi sejumlah sanggar seni, kelompok seni sholawat maupun paguyuban seni jathilan. Mengenai alat musik yang diberikan, disesuaikan dengan alat musik dan sesuai dengan jenis kesenianya.

Bentuk Apresiasi

Menurut Bupati Sleman Sri Purnomo, penghargaan merupakan bentuk apresiasi Pemkab Sleman terhadap perorangan maupun komunitas hingga instansi yang andil dalam merawat, melestarikan seni dan budaya. Ia berharap para penerima penghargaan dapat semakin terpacu untuk menciptakan karya-karya terbaik tanpa meninggalkan unsur budaya yang ada di Kabupaten Sleman.

Para seniman dan budayawan juga memberikan teladan kepada masyarakat, terutama kepada para seniman muda untuk selalu konsisten dan bertanggung jawab terhadap bidang karya budaya yang mereka tekuni sesuai dengan panggilan jiwanya.

Sementara itu penyerahan bantuan alat musik kepada kelompok masyarakat merupakan wujud dukungan Pemkab Sleman terhadap pelestarian nilai-nilai budaya untuk meningkatkan dinamika kegiatan seni dan budaya setiap kelompok seni.

Bupati berharap bantuan alat musik dapat menambah kecintaan masyarakat terhadap seni budaya daerah, sehingga dapat terus mengembangkan seni dan budaya khususnya budaya lokal.

Kepala Kundo Kabudayan Kabupaten Sleman, HY Aji Wulantoro, mengatakan, dalam upaya melestarikan budaya peninggalan nenek moyang, kundo akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada kelompok-kelompok seni budaya.

Berbagai kelompok seni tradisi yang sudah mati akan segera direvitalisasi, sehingga warga Sleman nantinya dapat mengetahui keberadaan berbagai seni adiluhung tinggalan para leluhur. (Ambardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here