Home Berita Pancasila Harus Diajarkan Sejak Sekolah Dasar

Pancasila Harus Diajarkan Sejak Sekolah Dasar

408
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Anggota DPR RI Idham Samawi mengatakan Pancasila harus diajarkan mulai di tingkat Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi. Juga pelajaran sejarah dan ilmu bumi agar anak-anak mengenal perjalanan sejarah bangsa ini dan mereka sebagai calon pemimpin mengenal bangsa yang besar ini.

“Anak-anak kita tidak lagi megnenal perjalanan sejarah, sedangkan pelajaran ilmu bumi supaya calon peminmpin mengenal bangsa yang besar ini,” kata Idham di sela sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Edu Hotel Yogyakarta, Jumat (7/12/2018) malam. Acara dimoderatori dosen UMY Ahmad Ma’ruf, menampilkan pula pembicara Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto.

Di hadapan 200 peserta sosialisasi dari unsur pendamping difabel, ormas keagamaan dan anggota linmas kota Yogyakarta, Idham menyampaikan perjuangan untuk menjaga keragaman dan ideologi Pancasila harus selalu jadi gerak bersama seluruh rakyat Indonesia.

Menurutnya, tantangan bersama saat ini sejatinya adalah nafsu pihak pihak yang tidak mengerti sejarah bangsa dan mempersoalkan eksistensi NKRI yang berdasar Pancasila.

“Kita banyak mewarisi perbedaan, adanya keberagaman sebagai bangsa Indonesia, penting untuk selalu mendapatkan yang terbaik. Saya berpesan agar kita tetap menjaga dan berpedoman dengan ideologi Pancasila,” katanya.

Upaya bangsa Indonesia untuk merdeka dan terbebas dari penjajahan asing, lanjutnya, kini wajib diisi dengan membangun kehidupan rakyat agar lebih sejahtera. Meski berbeda asal, suku bangsa dan agama, pilihan untuk menjadi satu bangsa yang besar sudah final. “Inilah yang wajib dijaga terus, oleh segenap elemen bangsa. Melalui sosialisasi ideologi Pancasila secara terus menerus, kita bisa bersatu. Ada ikatan kebangsaan dengan Pancasila”.

Sementara Eko Suwanto menegaskan tugas merawat ke-Indonesia-an menjadi kewajiban bersama. Apalagi di DIY dengan Jogja Istimewa, wilayah yang berpenduduk 3,6 juta, dengan ratusan ribu pendatang yang belajar dan bekerja di Yogya hidup dalam keberagaman. “Kita di Yogya memiliki budaya, kearifan bagaimana bertanggung jawab menjunjung Bhinneka Tunggal Ika dengan keramahan warga Yogya,” katanya. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here