Home Berita Oktober, Jalan Ring Road Diganti Nama Kerajaan

Oktober, Jalan Ring Road Diganti Nama Kerajaan

720
0
SHARE
Ringroad
JALAN BRAWIJAYA: Sejumlah kendaraan berputar balik di ring road selatan UMY. mlai oktober, ring road selatan dari Dongkelan sampai Gamping dinamakan Jalan Brawijaya. (kukuh s/tiras.co)

JOGJA.tiras.co : Pemerintah Daerah (Pemda) DI Yogyakarta memutuskan sejak Oktober mendatang jalan arteri nasional Ring Road yang mengeliling Kota Yogyakarta akan berganti nama.

Sigit Sapto, Plt Asisten Sekertaris Daerah (Sekda) Bidang Perekonomian dan Pembangunan DI Yogyakarta mengatakan peresmian nama jalan baru ring road ini akan dilakukan Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X di Jombor.

“Sesuai dengan Keputusan Gubernur nomor 166/Kep/2017 tertanggal 27 Agustus lalu, seluruh ruas jalan yang selama ini dikenal dengan sebutan ring road utara, barat, selatan, dan timur akan berganti nama baru,” jelas Sigit, Senin (10/9/2017) di Kepatihan.

Untuk ring road Utara, dimulai dari perempatan Jombor sampai pertigaan Maguwoharjo dengan panjang 10 Km akan dinamakan Padjajaran. Kemudian sisi Barat, dari perempatan Pelem Gurih sampai Jombor (5,8 km) akan dinamakan jalan Siliwangi.

Ring Road Selatan, dengan panjang 10 km akan dibagi menjadi dua. Pertama dari Perempatan Wonosari (Ketandan) sampai Perempatan Imogiri Barat (Wojo) dinamakan Ahmad Yani. Kemudian dari perempatan Wojo sampai Perempatan Dongkelan selanjutnya dikenal sebagai Jalan Wirjono. Dari perempatan Dongkelan sampai pertigaan Gamping dinamakan Jalan Brawijaya.

“Sedangkan sisi timur, yang dimulai dari Perempatan Janti sampai perempatan Ketandan akan dinamakan Jalan Majapahit,” lanjut Sigit.

Sementara Plt Kepala Dinas Perhubungan Dewo Isnu Broto menyatakan dengan pemberian nama baru ini pihaknya akan segera melakukan sosialisasi selama satu bulan ke depan.

“Seusai penamaan baru ini, maka bagi warga yang bermukim di sana dimohon melakukan perubahan alamat adminitrasi seperti di KTP, maupun surat-surat penting perizinan usaha,” jelasnya.

Saat ini Dishub DI Yogyakarta sedang mendesain plakat nama jalan yang direncanakan mengandung unsur lokal Kota Gudeg seperti ukir-ukiran motif batik.

kukuh s

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here