Home Berita Napak Tilas Perjuangan Tokoh Nasional

Napak Tilas Perjuangan Tokoh Nasional

263
0
SHARE
Di rumah kos Gang Peneleh milik HOS Cokroaminoto ini dulu Bung Karno membentuk watak dan karakter. (tiras.co/bambang sk)

SURABAYA, tiras.co – Dalam menggelorakan semangat persatuan dan menjaga Pancasila, Komisi A DPRD DIY napak tilas mengunjungi rumah kelahiran Proklamator Bung Karno di Jalan Pandean Kota Surabaya, Selasa (4/2). Selain itu, rombongan juga melihat kamar Bung Karno, sewaktu Sang Proklamator itu tinggal di kediaman Haji Oemar Said (HOS) Cokroaminoto.

Kunjungan dipimpin Ketua Komisi A, Eko Suwanto, disertai Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. Eko mensyukuri karena mendapat kesempatan mengunjungi rumah kelahiran Bung Karno. Ia merasa seperti melihat matahari terbit, lahir semangat yang menggelora untuk menjaga Pancasila, ideologi bangsa Indonesia yang digali Bung Karno.

”Kita masuk ke rumah yang menjadi tempat Bung Karno dilahirkan. Rasanya kita semua kangen Bung Karno, rindu Pancasila,” ujar Eko, saat mengunjungi kediaman Bung Karno, yang kini dihuni perempuan tua, Jamilah.

Selanjutnya, rombongan menuju ke Gang Paneleh, tempat Bung Karno dulu kos di kediaman HOS Cokroaminoto. Rumah anak kos Gang Peneleh milik HOS Cokroaminoto masih tampak asli. Pagarnya dari kayu dicat warna hijau. Kini, tempat ini dijadikan museum.

Cagar Budaya

Pemerintah telah menetapkan rumah HOS Cokroaminoto sebagai bangunan cagar budaya peringkat nasional. Di museum ini, terdapat kamar Bung Karno, yang letaknya di lantai atas. Eko menunjukkan, di kamar kos dulu Soekarno berlatih pidato, mengembangkan kemampuan berorasi dan berdiskusi dengan para aktivis.

Ia juga membayangkan saat itu Soekarno punya tekad, niat dan hasrat untuk belajar ilmu pengetahuan sekaligus membentuk watak dan karakternya. Karena itu, ia berharap generasi milenial bisa memetik pelajaran sekaligus belajar dan berjuang.

”Generasi muda harus banyak baca dan berdiskusi. Mengasah keterampilan sekaligus sinau menjadi patriot, cinta Tanah Air dan bangsa,” tandas Eko yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta.

Ia mengapresiasi Pemkot dan DPRD Surabaya yang bersinergi menjaga dan merawat tempat-tempat bersejarah di wilayahnya, khususnya sejarah Bung Karno. Ke depan, diharapkan tempat-tempat bersejarah dapat disempurnakan sehingga bisa menjadi tujuan belajar, rekreasi sekaligus riset atau penelitian.

Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono menyebut media massa sebagai tempat yang efektif untuk membantu mempromosikan tentang gagasan-gagasan yang digali dari nilai-nilai Pancasila.(bambang sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here