Home Berita MTCC UMY bersama CHED ITB AD Menentang Segala Produk Tembakau

MTCC UMY bersama CHED ITB AD Menentang Segala Produk Tembakau

385
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Muhammadiyah Tobacco Control Center Universitas Muhammdiyah Yogyakarta (MTCC UMY) bersama dengan Ahmad Dahlan Tobacco Control – Center of Human and Economic Development (CHED) Institut Teknologi Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta (ITB AD) menentang segala bentuk produk tembakau yang dikonsumsi masyarakat, termasuk rokok elektronik.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Ksehatan UMY, Dianita Sugiyo Skep menyebutkan, kajian BPOM tentang bahaya rokok, termasuk rokok elektronik sudah dapat menjadi bukti yang kuat untuk menentang konsumsi produk tembakau. Karena itu, MTCC UMY dan CHED ITB AD mendesak pemerintah untuk menghentikan eksploitasi terhadap orang miskin yang sudah menjadi mayoritas konsumen rokok. “Masyarakat miskin yang menjadi perokok dan petani tembakau berkontribusi signifikan mendongkrak surplus profitabiltas industri rokok besar. Industri rokok menjadi ‘drakula’ ekonomi rakyat. Ihwal ini tak jauh beda dengan sistem cultuur stelsel (tanam paksa) zaman VOC di Hindia Belanda,” sebut Dianita kepada pers di Yogyakarta, Jumat (22/3/2019).

Selain itu, mereka juga mendorong pemerintah untuk menaikkan cukai rokok semaksimal mungkin. Ini dimaksudkan supaya masyarakat miskin tidak lagi menjadikan rokok sebagai pilihan kedua setelah beras. Deregulasi tentang cukai rokok 57% idealnya menjadi angka minimal terkait dengan Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 Perubahan Atas Undang-Undang 1995 tentang Cukai.

Dianita yang juga didampingi Roosita Meilani Dewi dari ITB AD Jakarta juga mendesak pemerintah untuk mencabut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 156 Tahun 2018. Alasannya, peraturan Menkeu tersebut tidak berpihak kepada kepentingan dan kemaslahatan rakyat Indonesia. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here