Home Berita Mengenang Liem Sioe Siet, Pendiri UAJY

Mengenang Liem Sioe Siet, Pendiri UAJY

68
0
SHARE
4Liem
Almarhum AJ Liem Sioe Siet /Ist

JOGJA, tiras.co – Salah satu pendiri atau penggagas Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dan Pembina Yayasan Slamet Rijadi Yogyakarta (YSRY), Drs Albertus Joseph Liem Sioe Siet telah berpulang Rabu, 25 November 2020 lalu dalam usia 85 tahun.
Semasa hidup AJ Liem Sioe Siet atau yang akrab disapa dengan Pak Liem dikenal sebagai sosok yang tak kenal lelah dalam menyumbangkan ide serta gagasan-gagasannya untuk mengembangkan dan memajukan UAJY.
”Pada kesempatan hari ketujuh meninggalnya Liem Sioe Siet biarlah benih yang baik yang ditaburkan di Universitas Atma Jaya Yogyakarta semakin bertumbuh bahkan semakin besar, menghasilkan buah berlipat ganda untuk kebaikan semua orang khususnya kebaikan masyarakat Indonesia. Semoga dengan nilai-nilai yang kita kembangkan bersama Liem Sioe Siet, beliau boleh bangga menyaksikan perkembangan universitas yang pernah beliau dirikan dari surga,” ujar Rama Gito dalam homili saat misa mengenang almarhum.
Rektor UAJY Prof Ir Yoyong Arfiadi MEng PhD mengungkapkan dalam acara Bincang-Bincang dengan Pendiri yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-55 UAJY lalu, Pak Liem memberikan wejangan-wejangan.
”Salah satu wejangan yang disampaikan adalah kita harus berperilaku jujur. Kita diminta mendengarkan suara hati karena suara hati merupakan bisikan langsung dari Tuhan. Rupanya itu wejangan terakhir untuk kita semua, tentu harus kita kenang dan menjadi pedoman bagi siapa saja yang berkarya di UAJY. Semoga kita yang berkarya di UAJY dapat mengikuti teladannya dan kampus dapat terus berkembang sesuai dengan harapan beliau,” papar Yoyong.

Pandangan Visioner
Menurut Ketua Pengawas Yayasan Slamet Rijadi Yogyakarta, Prof Dr Ir Y Marsono MS, Liem Sioe Siet merupakan orang yang visioner. ”Beliau memiliki kemampuan untuk melihat ke depan, itu terbukti saat mempunyai gagasan untuk mendirikan UAJY beliau masih berusia 30 tahun. Dalam usia yang sangat muda Pak Liem sudah mempunyai pemikiran yang jauh ke depan karena dia mempunyai keprihatinan saat itu pendidikan di Indonesia masih sangat terbatas,” jelas Marsono.
Liem Sioe Siet mempunyai prinsip yang teguh, sejak awal ide untuk mendirikan universitas berlandaskan nilai inklusif dan humanis. Inklusif dan humanis menggambarkan universitas dibangun bukan untuk kelompok dan golongan tertentu tapi untuk semua orang dan humanis artinya perhatian pada manusia yang diutamakan.
Tidak hanya itu, Liem juga mempunyai semangat untuk berkorban yang tinggi, sejak awal berdirinya UAJY hingga sampai akhir hidupnya, ia menyerahkan segalanya untuk kemajuan universitas.
Hal ini terlihat dengan program Liem Family Scholarship, di mana dana awal beasiswa tersebut berasal darinya. “Dia selalu mengutamakan kesejahteraan orang lain, dia mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan siswa-siswi Indonesia dan bagi yang belum mengenalnya yakinkanlah bahwa dia seorang pemimpin, teman, kakek yang terbaik dan ayah bagi kita semua. Saya mohon semua menjaga memori ayah saya agar tetap hidup hingga dia dapat terus menginspirasi kita selama-lamanya,” ungkap putra tertuanya, Steven Andre Liem.
yudhistira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here