Home Berita Mendidik Warga Tangguh Bencana

Mendidik Warga Tangguh Bencana

86
0
SHARE
Ketua Katana dan KTB se Kota Yogyakarta mengikuti pertemuan warga tangguh bencana. (tiras.co/bambang sk)

JOGJA, tiras.co – Bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini di wilayah DIY harus menjadi perhatian khusus warganya. Menurut Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto adanya bencana tersebut mendidik masyarakat supaya tangguh bencana.

Di wilayah DIY sendiri disebutnya ada total 301 desa dan kelurahan rawan bencana. Sampai Maret tahun ini telah dibangun 246 kelurahan tangguh bencana dan desa tangguh bencana. Eko mengungkapkan itu di sela-sela pertemuan dan silaturahmi warga tangguh bencana, Kamis (12/3) malam.

Pertemuan dihadiri 150 Ketua Katana dan KTB se-Kota Yogyakarta, menghadirkan narasumber Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantara, Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta Hari Wahyudi, dan Pejabat dari BBWSO Sakti Rahardiansah.

Pada 2022 nanti akan menyelesaikan 301 desa tangguh bencana. Harapannya pada 2026 seluruh desa di DIY akan mendapatkan fasilitasi destana (desa tangguh bencana) dan katana (kelurahan tangguh bencana).

Menurut Eko, Pemda DIY telah membangun 88 satuan pendidikan aman bencana, dengan sasaran sekolah-sekolah yang ada. Pembentukan satuan bencana tersebut untuk mempersiapkan menghadapi risiko bencana. Meskipun demikian, pemerintah disebutnya masih mempunyai PR, yakni perlunya edukasi bagi kelompok-kelompok masyarakat untuk memahami mitigasi bencana.

Terkait kebencanaan, lanjut dia, harus ada komitmen dari semua pihak untuk bersama-sama melakukan pencegahan. Ini dimaksudkan agar masyarakat siaga dan siap dalam menghadapi resiko bencana, karena di DIY total ada 12 jenis bencana.

Menyangkut anggaran, dana APBD DIY selama ini tidak ada masalah. Dalam satu tahun bisa mengerjakan antara 20 sampai 31 destana dan katana. Komisi A bersama Pemda DIY memprioritaskan mitigasi bencana. Tahun 2020 ini dibangun 21 destana/katana.(bambang sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here