Home Berita Menag: Politikus Jangan Politisasi Agama

Menag: Politikus Jangan Politisasi Agama

394
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Para politikus diharapkan tidak melakukan politisasi agama untuk meraih kekuasaan dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019.Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan politisasi agama bisa menjadikan terjadinya perpecahan di tengah masyarakat yang selama ini dikenal sangat toleran dan saling menghormati keragaman dan saling menjunjung tinggi nilai-nilai religiusitas.

“Marilah berpolitik dengan melihat esensi agama dari nilai-nilai universalnya, menegakkan keadilan, menghormati dan melindungi hak dasar manusia,” ajaknya usai berbicara dalam Simposium Internasional tentang Kehidupan Keagamaan di Yogyakarta, Rabu (7/11/2018). Simposium diselenggarakan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) kerja sama dengan Kementerian Agama, dihadiri para tokoh agama dan budayawan dari 15 negara.

Menurut Menag, setiap agama memiliki esensi kesamaan dari setiap ajaran pokoknya. “Sebagai masyarakat religius bangsa kita tidak boleh meninggalkan ajaran pokok agama kita, karena kita semua menjalani kehidupan ini berorientasi pada nilai ajaran pokok tersebut.”

Peneliti ICRS Dicky Sofjan mengatakan, agama tidak boleh digunakan untuk kepentingan politik meraih kekuasaan. “Jangan sampai agama dimainkan, tapi sebaliknya spirit dari ajaran agama itu yang dijalankan,” katanya. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here