Home Berita Malaysia Kembali Jadi Tuan Rumah Ajang SEM Asia 2019

Malaysia Kembali Jadi Tuan Rumah Ajang SEM Asia 2019

386
0
SHARE

MALAYSIA, tiras.co – Lebih dari 100 tim mahasiswa dari seluruh kawasan di Asia dan Timur Tengah akan menguji mobil-mobil hemat energi rakitan mereka untuk menentukan siapa yang dapat menempuh jarak terjauh dengan konsumsi energi paling sedikit. Kompetisi ini bakal digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia, 29 April -2 Mei 2019.

Direktur Teknis Shell Eco, Shanna Simmons menjelaskan, Malaysia akan kembali menjadi tuan rumah ajang Shell Eco-marathon Asia (SEM Asia) 2019. Ini merupakan bagian dari program global Make the Future Live. “Kompetisi tersebut akan digelar di tempat pertama kali ajang SEM Asia diadakan pada 2010, sekaligus menandai 10 tahun diselenggarakannya kompetisi yang menantang para mahasiswa untuk mendesain dan merakit beragam mobil hemat energi dan berkompetisi di lintasan balap,” katanya.

Ia sebutkan, pada tahun 2018 ketika Singapura menjadi tuan rumah, tim pemenang berhasil melaju sejauh 2.341 Km – setara dengan jarak Jakarta-Bangkok, Thailand – dengan menggunakan satu liter bahan bakar. “Setiap tahun, kami menyaksikan standar performa tim yang semakin meningkat, begitu juga semangat dan kegigihan para mahasiswa peserta Shell Eco-marathon Asia,” tutur Shanna Simmons.

Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia disebutnya sebagai lokasi sempurna yang akan menjadi saksi lahirnya berbagai inovasi baru desain kendaraan. “Kami menantikan kembali tahun yang menarik di ajang Shell Eco-marathon Asia,” ucapnya.

Tim pemenang akan berkesempatan bertanding di London melawan para tim dari kawasan Eropa dan Amerika. Pada tahun 2018, ITS Team 2 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, berhasil menjadi pemenang Drivers’World Championship. ITS Team 2 merupakan tim Asia kedua yang menjuarai ajang yang telah berlangsung selama tiga tahun tersebut. Sementara itu, Bumi Siliwangi 4 dari Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung menjadi tim dari Asia dan Indonesia pertama yang menjuarai Drivers’ World Championship 2016, mengalahkan tim-tim dari Amerika dan Eropa.

Menurutnya, Indonesia akan kembali berpartisipasi di ajang Shell Eco-marathon Asia, dengan menghadirkan 28 mobil masa depan dari 22 universitas. Mereka akan bertanding untuk meraih gelar mobil paling hemat energi. “Indonesia berpartisipasi di kategori sumber energi Hidrogen untuk pertama kali di Shell Eco-marathon Asia 2012. Pada SEM Asia tahun ini, Bumi Siliwangi I dari Universitas Pendidikan Indonesia dan ITS Team5 akan mewakili Indonesia di kategori UrbanConcept.

Presiden Direktur dan Country Chairman Shell Indonesia, Darwin Silalahi mengatakan, seiring dengan perkembangan transisi energi, pihaknya terus meningkatkan kualitas bahan bakar dan pelumas Shell untuk memastikan tercapainya efisiensi maksimum pada mesin konvensional. Dan seiring berjalannya waktu, berbagai bahan bakar baru akan semakin penting bagi Shell.

“Melalui Shell Eco-marathon Asia, kami ingin mendorong ratusan anak muda Indonesia yang bertalenta untuk berperan besar dalam mencari inovasi baru untuk mendapatkan beragam solusi.” */bambang sk

foto: googleimage

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here