Home Berita Mahasiswa IVET Dapat SIM Gratis

Mahasiswa IVET Dapat SIM Gratis

74
0
SHARE
Tujuh mahasiswa yang memperoleh SIM gratis. (tiras.co/ist)

SEMARANG, tiras.co – Universitas IVET Semarang memfasilitasi mahasiswanya mendapat Surat Ijin Mengemudi (SIM) gratis. Langkah ini mendapat apresiasi kampus sehingga mahasiswa dapat memperoleh SIM dan tak ragu-ragu mengendarai kendaraan.

”Saya terharu Polantas begitu tulus, bertindak sigap dan responsif. Mahasiswa diperlakukan dengan baik sejak awal hingga resmi mengantongi SIM,” kata Wakil Rektor III Universitas IVET Semarang Drs Tri Leksono Prihandoko MPd, Kons di Semarang.

Koko, sapaan akrab Tri Leksono Prihandoko, menyambut penuh sukacita seiring diterbitkannya secara gratis dua SIM A dan 5 SIM C kepada tujuh mahasiswa asal Papua. Dia mengaku sejak jadi dosen, baru kali ini mendapati Polantas berempati dan bijaksana. Sejumlah petugas dari Polrestabes Semarang meluangkan waktu sejak awal hingga menerbitkan SIM A dan SIM C kepada Ayon Widigipa, Ayub Edoway, Yohanes Tagi, Kalorina Dogomo, Boas Iyai, Marten Butu dan Maya Maria Anouw.

Lewat WA, Yohanes Tagi, salah satu mahasiswa mengemukakan sebelumnya pernah mengurus SIM, tapi tertunda karena kekurangan biaya. Dirinya menyadari tanpa mengantongi SIM sebagai syarat mengendarai mobil maupun motor di jalan umum sangat berisiko. Sudah tentu ini melanggar aturan yang berpotensi merugikan diri sendiri dan orang lain. Yohanes Tagi mensyukuri dan mengucapkan terimakasih diberi kemudahan mendapatkan SIM.

Acungkan Jempol

Sebagaimana halnya Yohanes Tagi, imbuh Koko, sebagian besar mahasiswa tidak memiliki SIM. Atas dasar itu Koko menulis surat permohonan kemudahan SIM kepada Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Arman Achdiat, kini menjabat Kasubditdikmas Ditkamsel Korlantas Polri.

Surat terkirim 29 Juli 2020. Diterima stafnya Arman Achdiat 3 Agustus 2020 lalu. Selang seminggu kemudian, Senin 10 Desember 2020 mahasiswa memperoleh legitimasi berkendara di jalan umum. .

Dihubungi terpisah pendiri Setara Institut Hendardi mengacungkan dua ibu jari kepada Kombes Pol Arman Achdiat segera setelah memfasilitasi SIM gratis kepada mahasiswa. Ia menyatakan kali ini disuguhi fakta betapa masih ada korps bhayangkara merangkul mahasiswa menggunakan pendekatan manusiawi. Kebijakan Kombes Pol Arman Achdiat mewakili negara. Sederhana tetapi sarat penghayatan dan meluhurkan nilai-nilai kemanusiaan.

”Kombes Pol Arman Achdiat membingkai bidang tugasnya menggunakan pendekatan keindonesiaan. Serupa nutrisi, kebijakannya menumbuh suburkan kesejatian Polri di mata mahasiswa,” ujar Hendardi.(bambang sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here