Home Berita LPP Gembleng Pemimpin Perkebunan

LPP Gembleng Pemimpin Perkebunan

173
0
SHARE
Peluncuran Perkebunan Nusantara Corporate University sebagai bagian dari transformasi Holding Perkebunan Nusantara. (tiras.co/ist)

JOGJA, tiras.co – Berbagai perusahaan di dunia yang berhasil memenangkan kompetisi usaha dan masuk dalam Fortune 500 adalah mereka senantiasa berinovasi dan melahirkan produk dan solusi bagi kepentingan pelanggan.

”Yang membedakan mereka dengan pesaing adalah kapabilitas organisasi, termasuk kapabilitas untuk menghasilkan pimpinan bisnis yang hebat,” ujar Direktur SDM Holding Perkebunan Nusantara, Wing Antariksa pada peresmian peluncuran Perkebunan Nusantara Corporate University sebagai bagian dari transformasi Holding Perkebunan Nusantara, di Gedung LPP Agro Nusantara Yogyakarta, Kamis (5/3).

Menurut Wing, untuk mencapai kapabilitas organisasi tersebut diperlukan dula hal. Pertama, membangun learning culture atau budaya pembelajaran. Melalui keteladanan pimpinan dengan tidak pernah berhenti belajar.

Kedua, membangun sistem pembelajaran yang terintegrasi. Proses pembelajaran juga merupakan bagian dari pengembangan talenta dan pemimpin BUMN dimasa depan

Direktur Utama LPP Agro Nusantara, Triaji Prio Pratomo juga menyebutkan tantangan Perkebunan Nusantara, untuk mencapai kinerja tinggi perlu pemimpin yang memiliki nilai-nilai luhur. Nilai-nilai luhur dimulai dari hal kecil yang sederhana, tetapi konsisten dijalani setiap hari.

Kawah Candradimuka

Pembentukan Perkebunan Nusantara Corporate University sebagai bagian dari perjalanan transformasi Perkebunan Nusantara, adalah niatan insan Perkebunan Nusantara, untuk menggugah jiwa para pemimpin.

Dalam hal ini LPP diberi amanat menjadi kawah candradimuka, menggembleng pemimpin-pemimpin transformasional Perkebunan Nusantara di masa depan.

Proses belajar, lanjut Triaji, tidak memerlukan ruangan fisik dan sekat bangunan. Melainkan, dapat dihadiri siapa saja, di mana saja, dan kapan saja, dan belajar apa saja dan kepada siapa saja dimulai dari interaksi antarplanters di tempat kerjanya.

”Yang muda tak takut belajar pada yang tua, sedangkan yang tua tidak perlu gengsi belajar pada yang muda. Itulah esensi corporate university mendekatkan pembelajaran kepada para pembelajar,” tandasnya.(bambang sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here