Home Berita Korea dan Palestina Bersatu di Asian Games

Korea dan Palestina Bersatu di Asian Games

409
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi menyatakan Asian Games yang berlangsung di Jakarta dan Palembang tidak hanya ajang pertandingan olahraga namun juga menjadi momentum untuk merekatkan persahabatan dan perdamaian dunia.

Ia mengungkapkan hal itu di sela-sela Kongres Pancasila X di Balai Senat UGM, kemarin. Kongres berlangsung 23-24 Agustus dan akan merumuskan serta merekomendasikan berbagai catatan penting bagi bangsa dan negara. Kongres nengangkat lima isu besar yakni peran Indonesia dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia, sisi universal Pancasila dalam perspektif bangsa-bangsa di dunia, keselarasan agama dengan nilai-nilai Pancasila, peran perguruan tinggi dalam pelembagaan dan pembudayaan Pancasila, serta Pancasila dan Generasi Muda.

“Indonesia mendapat apresiasi tidak hanya di Asia, tetapi juga dunia. Apresiasi datang karena Asian Games tidak hanya menjadi ajang olahraga namun juga menjadi perekat bagi persahabatan antara Korea Utara dan Korea Selatan serta berbagai faksi di Palestina,” tandas Retno di depan peserta Kongres.

Menlu mengatakan Korea Utara dan Korea Selatan membentuk tim bersama dalam Asian Games kali ini. Lebih 50 atlet yang diturunkan dalam tiga cabang olah raga yakni kano, bola basket wanita serta dayung. Pemerintah Korea Selatan memberikan apresiasi kepada Indonesia yang secara konsisten terus mendorong perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

Asian Games yang memberikan kesempatan kedua negara tampil sebagai satu tim. Hal ini berkontribusi dalam penguatan yang membangun kepercayaan antara Korea Utara dan Korea Selatan. Mereka sepakat menggunakan satu bendera saat defile pembukaan Asian Games.

Persatuan Palestina

Selain merekatkan Korea Utara dan Korea Selatan, penyelenggaraan Asian Games juga memberikan dasar kuat untuk persatuan di Palestina. Retno menceritakan saat menerima kunjungan kehormatan Ketua Komite Olimpiade Palestina, Presiden Jokowi mengatakan Asian Games akan memberikan energi baru bagi persatuan Palestina yang terlihat dengan kontingen berasal dari Tepi Barat Palestina, Gaza serta diaspora Palestina.

“Palestina mengirimkan atlet dalam jumlah besar, lebih 80 orang untuk mengikuti kompetisi di 14 cabang olahraga. Presiden Jokowi berharap semangat Asian Games menjadi energi baru dalam perjuangan bangsa Palestina,” ujar Retno.

Pada kesempatan itu ia menegaskan Indonesia memiliki rekam jejak diplomasi yang secara konsisten berkontribusi bagi perdamaian, stabilita, serta kesejahteraan dunia. Hal ini sesuai dengan amanat alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945.

Upaya untuk turut berkontribusi terhadap perdamaian dan kesejahteraan dunia menjadi salah satu elemen politik luar negeri Indonesia. Sebagai bagian bangsa di dunia, Indonesia tidak mungkin berdiam diri dan hanya mementingkan kepentingan sendiri.

yudhistira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here