Koperasi Cempaka Pameran Beasiswa di Sportorium UMY

JOGJA, tiras.co – Koperasi Cempaka Kementerian Keuangan RI mengadakan pameran beasiswa dan pendidikan tinggi internasional  “Indonesia Scholarship Festival (ISF) 2019” di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (6/2/2019).

Host Event ISF, Shobahul Arafi  mengatakan, pameran kali ini mengusung tema Mengintegrasikan Pendidikan dengan Inovasi Menuju Generasi Emas Indonesia tahun 2045. Acara menyediakan berbagai informasi terbaru mengenai beragam beasiswa yang disediakan oleh berbagai lembaga serta universitas dalam maupun luar negeri. Baik itu sekolah tinggi lanjutan, diploma, strata satu, magister, spesialis, maupun doktoral. Dengan mendatangkan beberapa penyedia beasiswa bergengsi dari dalam dan luar negeri, seperti beasiswa unggulan Kemendikbud, Pusbindiklatren Bappenas, Nuffic Neso, Erasmus+, Aminef (Fullbright), DAAD, dan Australia Awards.

Selain itu, ISF juga menghadirkan Institusi pendidikan, lembaga bahasa Inggris, serta partisipasi lebih dari 30 top kampus dunia. “Acara Ini merupakan suatu langkah nyata dari kami untuk memberikan kesempatan serta peluang bagi generasi penerus bangsa yang memiliki impian untuk mengenyam pendidikan secara internasional bisa terwujud. Agar di masa depan Indonesia mampu bersaing dan menjadi bagian dari dunia internasional,” harapnya.

Menurutnya, Indonesia ada banyak lembaga penyedia beasiswa yang bisa digunakan para penerus bangsa. Harapannya,  pada 100 tahun Kemerdekaan Indonesia pada 2045 nanti, negara ini bisa mencapai masa keemasannya.

Rektor UMY Dr Ir Gunawan Budiyanto menilai even ini sangat cocok bagi kaum millenial, serta merupakan langkah nyata dan cerdas dari Koperasi Cempaka Kementerian Keuangan RI. Dengan acara ini akan timbul lebih banyak generasi muda yang mencicipi beasiswa, sehingga daya saing Indonesia meningkat.

Ia menyatakan, UMY akan mendukung segala bentuk kegiatan yang bersifat memajukan bangsa. “Yang datang ke sini itu mereka punya mimpi, dan dengan ISF ini mereka memiliki kesempatan untuk mewujudkan mimpinya. Sehingga Indonesia di masa depan bukan hanya jadi penonton dari kemajuan ekonomi internasional, namun juga dapat menjadi bagian dari masyarakat international dan tidak kalah oleh negara lain,” harapnya.

Panitia local ISF, Ichwan Fuady Falahinur, SE menjelaskan, dipilihnya Yogyakarta menjadi  tuan rumah penyelenggara, tak lain karena sebagai kota pelajar dengan ribuan mahasiswa yang bercita-cita tinggi melanjutkan studi ke luar negeri. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here