Home Berita Ketua PBNU: Di Indonesia Tak Ada Orang Kafir

Ketua PBNU: Di Indonesia Tak Ada Orang Kafir

375
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Drs HM. Imam Azis menegaskan, dalam negara demokrasi tidak ada orang kafir. Karena itu, Munas Ulama dan Konferensi Besar PBNU 2019 lalu merekomendasikan larangan menyebut kafir untuk non-Muslim.

“Di Negara Indonesia tidak ada orang kafir,” tandas Imam Azis, saat tampil berbicara dalam Derap Kebangsaan “Kita Indonesia Menjaga Kerukunan Nasional” di Resto Cangkir 6 Bintaran Yogyakarta, Sabtu (4/5/2019). Diskusi diselenggarakan Paguyuban Wartawan Sepuh (PWS) Yogyakarta, kali ini menghadirkan pula pembicara Ketua Pusat Studi Pancasila & Bela Negara UIN Sunan Kalijaga Dr Badrun Aleina MSi, dan anggota DPR RI Drs HM. Idham Samawi. Acara dimoderatori Ons Untoro.

Lebh lanjut, Imam Aziz menyadari, demokrasi sekadar alat dan bukan tujuan. “Tapi bagi NU, alat bisa menjadi wajib. PBNU komitmen pada pancasila yang tidak ada embel-embelnya. Pancasila dan NKRI sudah final. Maka, mengamalkan pancasila itu bernilai ibadah,” ujarnya.

Sebelumnya, Idham Samawi menyampaikan, demokrasi bukanlah tujuan berbangsa dan bernegara, namun merupakan alat untuk mencapai tujuan: gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo. Pada pasca pemilu serentak 2019 ini, ia juga mengajak untuk kembali ke persatuan. “Mari tinggalkan jauh-jauh 01 dan 02,” katanya.

Sementara itu Badrun Aleina mengingatkan pentingya sikap toleransi antarumat beragama harus terus dibangun “Sejak kanak-kanak harus mulai dibangun sikap toleransinya,” katanya menanggapi menurunnya toleransi Yogyakarta, yang berlabel The City of Tolerance itu. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here