Home Berita Kebutuhan APD Capai 300 Ribu Unit

Kebutuhan APD Capai 300 Ribu Unit

132
0
SHARE
Berbagai kegiatan dilakukan Lazismu untuk membantu memerangi wabah corona.(tiras.co/ist)

JOGJA, tiras.co – Sejak menunjuk 15 Rumah Sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah (RSMA) sebagai RS tempat merawat pasien Covid-19 dan sekarang sudah menjadi 67 rumah sakit, Muhammadiyah terus meningkatkan peran sertanya dalam membantu pemerintah menanggulangi wabah. Tidak hanya menunjuk RSMA miliknya untuk merawat pasien Covid-19, namun berusaha keras mencukupi segala macam kebutuhan rumah sakit-rumah sakit tersebut.

Tim Media MCCC PP Muhammadiyah, Budi Santoso mengatakan salah satu kebutuhan penting dalam operasional merawat pasien Covid-19 yakni alat perlindungan diri (APD) yang jenisnya antara lain sarung tangan (panjang, steril dan non steril), masker (bedah dan N95), sepatu boot, face shield, cover all. Tidak mudah untuk memenuhi kebutuhan APD tersebut dalam kondisi seperti saat ini, selain barang langka karena banyak dibutuhkan, harganya juga mengalami kenaikan drastis dari harga normal.

Ia menjelaskan sambaran jumlah kebutuhan APD terlihat dalam laporan harian Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) yang dipublikasikan melalui situs covid19.muhammadiyah.id. Kebutuhan masing-masing APD untuk jangka waktu operasional satu bulan untuk 67 RSMA yaitu cover all 51.008 pcs, masker N95 10.171 pcs, sepatu boot 1.728 pcs, face shield 5.120 pcs, sarung tangan panjang 2.560 pcs, masker bedah 192.000 pcs, sarung tangan steril dan non steril masing-masing 51.008 pcs. Jika ditotal semua mencapai 364.603 APD, jumlah yang tentunya sangat banyak dan membutuhkan biaya besar.

”Ini baru kebutuhan operasional untuk satu bulan, sedangkan jangka waktu penanganan pandemi Covid-19 tampaknya akan berbulan-bulan mengingat sampai kini Indonesia belum memasuki fase puncak pandemi. Jumlah kasus positif Covid-19 masih terus mengalami kenaikan karena kesadaran warga masyarakat untuk melakukan physical distancing masih belum maksimal,” papar Budi.

Himpun Dana

Muhammadiyah melalui Lazismu sudah melaksanakan penghimpunan dana untuk membiayai penanggulangan wabah namun kerja-kerjanya tidak hanya fokus pada aspek pemenuhan kebutuhan APD rumah sakit, namun juga banyak hal lain seperti penyemprotan disinfektan. Tak kalah penting, penghimpunan dana untuk lumbung pangan guna mendukung ketahanan pangan warga baik warga Muhammadiyah maupun bukan.

Dengan kondisi demikian, Muhammadiyah melalui Lazismu membuka kesempatan seluas-luasnya kepada warga masyarakat untuk membantu donasi penanggulangan Covid-19 agar paling tidak operasional 67 RSMA yang merawat pasien Covid-19 tidak terganggu. Warga yang ingin memberikan donasi bisa langsung mentransfer dana melalui rekening Lazismu Muhammadiyah 0091539444 (BNISyariah) 8780171171 (BCA) 1230099008999 (Mandiri) 1048825539 (BRISyariah).

”Selama ini Muhammadiyah menjalankan operasional amal usaha seperti rumah sakit, klinik, sekolah, perguruan tinggi dan panti asuhan ditujukan untuk kepentingan umum, mencakup semua warga negara Indonesia tidak pandang latar belakangnya. Dana yang dihimpun Muhammadiyah kembali ke masyarakat dalam berbagai bentuk pelayanan di berbagai bidang untuk kesejahteraan bersama,” tandasnya.(yudhis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here