Home Berita Kebocoran Fiskal, Masih Jadi Tantangan Perekonomian Nasional

Kebocoran Fiskal, Masih Jadi Tantangan Perekonomian Nasional

370
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Meski perekonomian Indonesia pada 2018 tumbuh di atas 5 persen dan diproyeksikan pada 2019 tetap tumbuh di atas 5 persen, namun pertumbuhan ekonomi berpotensi kehilangan substansi jika ketimpangan tidak turun dratis.

“Bahkan, tumbuh karena konsumsi itu merefleksikan kelompok miskin dan dekat miskin menghabiskan tenaga dan kekayaanya untuk disumbangkan pada kaum pemodal,” kata Wakil Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Pusat (MPM PP Muhammadiyah) Ahmad Ma’ruf pada Outlook Ekonomi 2019 di Grha Suara Muhammadiyah Yogyakarta, Selasa (8/1/2019). Tampil pula berbicara Suadi (Divisi Pertanian Terpadu), Arni Surwanti (Koordinator Divisi Difabel), dan Amir Panzuri (Wakil Ketua MPM PP Muhammadiyah).

Menurut Ma’ruf, problema pembangunan, khususnya ketimpangan dan kemiskinan masih menjadi agenda utama yang menjadi musuh bersama dalam pembangunan. Salah satu tantangan terberat bagi perekonomian nasional adalah kebocoran fiskal yang disebabkan praktik korupsi. “Penyakit ekonomi berupa korupsi secara langsung menjadikan inefisiensi dan menumpulkan kemampuan fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” sebutnya.

Dosen Ilmu Ekonomi UMY ini selanjutnya mengatakan, meski korupsi sudah menjadi atensi khusus, bahkan secara kelembagaan sudah lama dibentuk unit khusus seperti KPK, namun praktik korupsi tidaklah menyusut. Modus operasinya pun tak jauh beda dari tahun ke tahun, di mana sumber aktor tetap pada eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Sedangkan Arni Suwanti mendorong berbagai pihak memastikan dalam pelaksanaan pembangunan untuk pemberdayaan penyandang disabilitas menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam tujuan pembanguan berkelanjutan (TPB) atau sustainable development goals/SDG’s.

Menurutnya, pendidikan kebencanaan hendaknya juga diberikan pada para penyandang disabilitas melalui sekolah inklusi, khususnya SLB. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here