Home Berita Kampanye Digital Pilkada Belum Optimal Raup Suara

Kampanye Digital Pilkada Belum Optimal Raup Suara

23
0
SHARE
Ilustrasi pilkada 2020.(Foto: ist)

JOGJA, tiras.co – Pakar Komunikasi UGM Nyarwi Ahmad PhD mengatakan pelaksanaan kampanye digital bagi para kandidat yang bertarung dalam pilkada memang bisa mencegah terjadinya klaster penularan Covid-19 namun tidak efektif mendulang suara pemilih.

”Kampanye digital dibandingkan kampanye tradisional dengan mengumpulkan massa belum maksimal. Belum lagi karena minimnya dukungan infrastruktur di daerah,” ujar Nyarwi menanggapi anjuran KPU agar peserta kandidat pilkada menggunakan kampanye lewat platform digital.

Anjuran tersebut menurutnya bertujuan mencegah penularan Covid-19 namun kampanye digital tetap saja tidak maksimal karena belum sepenuhnya para kandidat dan masyarakat melek platform digital. Penggunaan platform digital bagi masyarakat perkotaan tentu tidak menjadi masalah. Namun bagi warga pelosok pedesaan, sangat sulit mengakses platform digitalt.

Ia menjelskan apabila ditemukan masih ada pasangan kandidat pilkada dan tim sukses yang masih terjun dan bertemu dengan warga secara langsung menurutnya tidak menjadi masalah asal semua pihak tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker. Semua tergantung perilaku kandidat dan warga masyarakat untuk patuh protokol kesehatan.

Nyarwi mengingatkan agar para kandidat juga menjaga moral dan etikanya dengan baik, tidak memanfaatkan situasi pandemi hanya untuk memenuhi hasrat politiknya dengan jalan menggunakan politik uang untuk meraup suara pemilih. Menurutnya, kondisi sekarang ini masyarakat memang tengah menghadapi kehidupan yang serba sulit, pengangguran terus meningkat dan lapangan kerja semakin sulit didapat.(yudhistira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here