Home Berita Jokowi-Ma’ruf Punya Waktu Selesaikan Kasus HAM (2)

Jokowi-Ma’ruf Punya Waktu Selesaikan Kasus HAM (2)

150
0
SHARE
( Hendardi / ist )

JOGJA, tiras.co – Ketua Setara Institut, Hendardi mengatakan presiden memiliki banyak perangkat dan instrumen untuk menuntaskan pelanggaran HAM masa lalu.

Gagasan membentuk Komite Kepresidenan Pengungkapan Kebenaran yang tercantum dalam Nawacita 2014, adalah model yang paling moderat untuk merintis penuntasan pelanggaran HAM masa lalu.

”Fokus komisi ini adalah mengungkap kebenaran, tanpa terjebak penyelesaian yudisial atau non yudisial. Jikaselesai menjalankan tugas pengungkapan kebenaran, berikutnya mendiskusikan makna dan jalan keadilan yang bisa banyak variannya,” tandas Hendardi.

Sayangnya, menurutnya, Jokowi justru mengurungkan niatnya pada periode II ini dengan alasan prioritas kepemimpinanya pemajuan ekonomi-kesejahteraan dan penguatan SDM. ”Lalu kapan janji penuntasan bidang HAM akan dipenuhi, sedangkan Jokowi sudah memasuki periode II,” tanya Hendardi.

Intoleransi

Di bidang penanganan intoleransi, menurut Hendardi, komitmen Jokowi tampak hanya ditujukan untuk menjustifikasi tindakan politiknya menunjuk sejumlah menteri yang oleh Jokowi dianggap memiliki kecakapan penangan intoleransi.

Namun nyatanya, sejumlah menteri dan kepala badan/lembaga tidak memiliki agenda terpadu dan mendasar dalam menangani intoleransi. Peristiwa-peristiwa pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan terus terjadi dan pada saat bersamaan disangkal oleh elemen-elemen negara.

Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf belum genap setahun. Menurut Hendardi, mereka masih punya waktu dan mesti menjawab harapan publik yang setia memberikan dukungan pada periode II dan percaya bahwa janji penuntasan pelanggaran HAM dan intoleransi akan ditunaikan pada periode II.(bambang sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here