Home Berita Inilah 4 Poin Agar Bisnis Tetap Eksis di Era Teknologi Informasi

Inilah 4 Poin Agar Bisnis Tetap Eksis di Era Teknologi Informasi

603
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Senior Vice President Jaringan dan Ritel PT. Pos Indonesia (Persero) Ali Fahmi Al Amrozi mengakui persaingan bisnis saat ini begitu ketat, sehingga perlu melakukan inovasi di berbagai bidang khususnya teknologi, agar lebih memudahkan aksesibilitas dari target pelaku bisnis.

Demikian disampaikan dalam kegiatan CEO Sharing dan Seminar Bisnis bertema “Strengthening Bussines Inovation” di Pascasarjana UMY, Senin (18/12/2017). Acara diselenggarakan Magister Manajemen UMY, menampilkan pula pembicara Corporation Planning PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Warsim.

Lebih dari 50 persen penduduk Indonesia disebut Ali sebagai pengguna teknologi massif. Maka yang perlu dilakukan untuk mempertahankan bisnis adalah melakukan inovasi di bidang teknologi untuk segala macam proses bisnis yang dilakukan. Selain dari peningkatan inovasi di bidang teknologi, pelaku bisnis juga perlu meningkatkan beberapa aspek lainnya agar bisa tetap bertahan.

Menurunya, ada empat hal yang bisa diadopsi untuk mempertahankan bisnis, yakni inovasi di bidang produk, perluasan jaringan, pemanfaatan teknologi, dan memperbaiki proses manajemen bisnis.

Sementara Warsim menyampaikan, revolusi komunikasi yang sedang terjadi saat ini menjadi salah satu faktor timbulnya persaingan bisnis yang begitu ketat. Tak hanya manusia yang berkomunikasi, namun alat juga berkomunikasi. “Hal tersebut tentunya juga mempengaruhi proses yang terjadi di dalam suatu perusahaan. Sebab perusahaan harus melakukan inovasi di bidang sumber daya manusia dan teknologinya agar tetap bertahan,” sebutnya.

Warsim juga mengatakan, persaingan pasar yang begitu ketat karena adanya revolusi komunikasi tersebut merupakan tantangan tersendiri bagi para pelaku bisnis. Dan para pelaku bisnis mau tidak mau harus melihat hal tersebut sebagai peluang. “Jika kita melihatnya sebagai peluang, maka ada kemungkinan bisnis yang dijalankan akan dapat dipertahankan. Sebaliknya, jika kita melihatnya sebagai ancaman, maka perusahaan atau bisnis kita akan tertinggal dan secara perlahan akan gulung tikar,” ujarnya.

Menurutnya, pelaku bisnis juga perlu meluaskan jaringan, khususnya dengan perusahaan yang memiliki kekuatan besar. “Hal tersebut harus dilakukan sekalipun perusahaan yang kita ajak kolaborasi adalah lawan bisnis kita,” jelasnya.

bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here