Home Berita Industri Furniture Menggeliat Bangun

Industri Furniture Menggeliat Bangun

363
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menyebutkan sektor furnitur saat ini menunjukkan tren yang positif. Pada 2018 nilai ekspor yang diperkirakan 1,690 miliar dolar AS, pertumbuhan neraca perdagangan industri ini mencatat surplus pada Januari 2019 sebesar 113,36 juta dolar AS.

Demikian disampaikan saat membuka pameran Jogja Internasional Craft and Furniture Fair (Jiffina) 2019 di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, Rabu (13/3/2019). Jiffina merupakan pameran ke-4 yang masuk ke dalam lingkaran pameran furnitur di Asia. Ini artinya, pasar furnitur Indonesia sangat menarik bagi para konsumen dunia. Sehingga antusiasme buyer untuk mencari produsen furniture terbaik di Indonesia terus meningkat dati tahun ke tahun.

Lebih lanjut disampaikan,nilai ekspor industri furnitur pada Januari 2019 naik sebesar 8,2 persen dibanding Desember tahun sebelumnya. “Artinya, industri furniture ini sedang menggeliat bangun untuk membuktikan diri bahwa industri ini bisa mendobrak angka pasar ekspor,” katanya.

Diakui, indusri furnitur di Indoneisa bukan hanya usaha pemerintah semata, tapi juga semua pihak dari hulu hingga hilir. Untuk itu, IKM diharapkan tetap menjaga kualitas bahan baku dan produknya. Selain itu berinovasi, dan tidak kalah penting ofter sales servise kepada para bayer agar mereka menjadi loyal customer. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here