Home Berita Hukuman Tegas Pelaku Teror (2)

Hukuman Tegas Pelaku Teror (2)

228
0
SHARE
Haedar Nashir (tiras.co / istimewa)

JOGJA, tiras.co – Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan konstruksi tentang radikalisme yang bias dan digeneralisasi secara luas dapat menjadikan Indonesia berada dalam gawat-darurat radikalisme.

Padahal sejatinya masih banyak aspek dan ruang sosiologis dalam kehidupan keindonesiaan yang moderat dan menjadi kekuatan Indonesia untuk menjadi negara maju yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur sebagaimana cita-cita para pejuang dan pendiri bangsa.

”Cara pandang yang berlebihan dengan orientasi deradikalisasi atau deradikalisme yang overdosis bahkan dapat menjurus pada suatu paradoks bahwa melawan radikal dengan cara radikal akan bermuara melahirkan radikal baru. Sehingga Indonesia menjadi terpapar radikal dan radikalisme,” papar Haedar saat berpidato pada pengukuhannya sebagai guru besar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Penegakan Hukum

Ia menilai dalam menghadapi radikalisme keagamaan seperti dalam sejumlah kasus teror bom dan serangan fisik atau dalam bentuk paham radikal dapat ditempuh blocking-area.

Di samping langkah penegakkan hukum yang tegas agar tidak memperlebar area radikalisme ke ranah yang lebih luas yang sesungguhnya berada di zona moderat yang aman dan damai.

Rumah dan lingkungan soiologis Indonesia semestinya lebih menumbuhkembangkan energi positif bagi masa depan bangsa dan generasi emas Indonesia.

”Jika setiap hari isu radikalisme terus digulirkan, tanpa mengurangi usaha menangkal segala penyakit radikalisme, maka bumi Indonesia akan sesak-nafas oleh polusi radikalisme. Apalagi jika isu radikalisme digelorakan dengan gaduh dan aura negatif, sehingga berapa puluh, ratus, ribu, dan juta pesan-pesan negatif yang terkandung dari ungkapan radikal, radikalisasi, radikalisme, deradikalisasi, dan deradikalisme yang menghiasi tanah, lautan, dan udara Indonesia yang mengandung dan menebar virus negatif di seluruh wilayah NKRI tercinta,” tandasnya.(bambang sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here