Home Berita Ditjen KSDAE Apresiasi GL Zoo yang Cukupi Kebutuhan Pakan Satwa

Ditjen KSDAE Apresiasi GL Zoo yang Cukupi Kebutuhan Pakan Satwa

52
0
SHARE
16gajah
APRESIASI: Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI Ir Wiratno MSc mengapresiasi kondisi Gembira Loka Zoo (GL Zoo).

JOGJA, tiras.co- Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI Ir Wiratno MSc mengapresiasi kondisi Gembira Loka Zoo (GL Zoo). Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang, kebun binatang kebanggaan masyarakat Yogyakarta ini masih mampu mencukupi kebutuhan pakan dan asupan gizi untuk satwa koleksinya.
“Saya apresiasi dengan Bonbin (GL Zoo). Sebagai lembaga konservasi (LK) umum yang penghasilannya sepenuhnya dari pengunjung, dalam kondisi tutup akibat pendemi Covid-19 tetap mampu memenuhi kebutuhan pakan dan kesehatan satwanya,” tutur Wiratno di sela-sela meninjau kondisi satwa di GL Zoo pada masa pandemi Covid-19, Sabtu (16/5/2020).
Wiratno mengatakan sejumlah kebun binatang dan LK masih mampu menghidupi satwa koleksinya. Sedangkan kebun binatang lain yang tidak mampu membiayai pakan dijanjikan akan dibantu pemerintah.“Status hewan yang dilindungi itu milik negara, maka pemerintah bertanggungjawab membantu, termasuk relaksasi pajak,” sebut dia.
Menurutnya, dalam kondisi paceklik pendapatan nol seperti sekarang, GL Zoo tak pernah minta bantuan untuk mencukupi kebutuhan pakan satwanya. Tapi justru banyak inovasi dan dukungan dari masyarakat, termasuk Fakultas Kedokteran Hewan UGM yang membantu pakan tikus putih untuk kebun binatang ini. “Di sini punya strategi, manajemen GL Zoo bagus. Sekarang ini GL Zoo akreditasinya B ‘gemuk’, dan semoga nanti meningkat jadi A,” harapnya.
Dirut GL Zoo KMT. A. Tirtodiprojo (Joko) mengaku banyak belajar dengan bencana yang terjadi di Yogyakarta, seperti gempa bumi, kasus flu burung, letusan Gunug Merapi, yang menjadikan dirinya harus mengevaluasi dan membuat cadangan pakan satwa hingga enam bulan ke depan. Dan sampai Agustus nanti masih ada cadangan pakan satwa.
Biaya operasional GL Zoo disebutnya perbulan mencapai Rp 1,5 miliar, baik itu untuk pakan satwa maupun membayar gaji karyawan. Saat ini, masyarakat disebutnya cukup banyak yang berinsiatif dan berpartisipasi memyumbang pakan satwa koleksinya. Termasuk kerjasama dengan supermarket. Jualan buah-buahan di supermarket yang tidak layak dikonsumsi manusia, tapi masih layak untuk binatang bisa dimanfaatkan di GL Zoo. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here